Kamis, 30/05/2024 - 12:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Dokter Ingatkan Masyarakat Agar Pilih Daging Tanpa Lemak untuk Lebaran

 JAKARTA — Praktisi kesehatan dr. Debora Aloina Ita Tarigan mengingatkan masyarakat khususnya warga Jakarta agar sebisa mungkin memilih daging sapi tanpa lemak untuk hidangan Lebaran agar kesehatan tetap terjaga.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Ketika ada lemak berlebih pada daging, bisa dipotong atau dibuang untuk mengurangi asupan lemak jenuh yang tidak sehat,” kata dia melalui keterangan tertulisnya yang disampaikan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Kemudian, Debora juga menyarankan masyarakat untuk menghindari menggoreng daging. Apalagi menggunakan minyak berlebih karena dapat berpotensi menambah kalori dan lemak.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Alih-alih menggoreng, dia menyarankan cara pengolahan yang sehat seperti merebus atau memanggang dengan sedikit minyak dan daging dikonsumsi bersama sayuran segar, seperti brokoli, wortel, kubis serta bayam yang kaya akan serat, vitamin dan mineral penting.

Berita Lainnya:
Pakar Sarankan Pola Makan Ini untuk Cegah Alzheimer

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Daging merah bisa tetap dikonsumsi, tetapi perhatikan cara mengolahnya. “Yakni ketika dimasak jangan terlalu matang atau gosong,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Selanjutnya, masyarakat juga perlu mempertimbangkan porsi makan mereka agar tidak terlalu sering dan tidak berlebihan demi mencegah munculnya masalah kesehatan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dia mengatakan, daging merah mengandung protein tinggi, zat besi, seng dan vitamin B12 yang esensial untuk tubuh.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Namun, beberapa penelitian menunjukkan ada keterkaitan antara konsumsi daging merah yang berlebihan dengan meningkatnya risiko kanker tertentu, seperti kanker usus besar.

ADVERTISEMENTS

Menurut dia, daging merah dan kanker masih menjadi topik yang kompleks dan terus dipelajari dalam dunia kesehatan.

Berita Lainnya:
Cegah Kekerasan Seksual, Orang Tua dan Sekolah Diminta Lebih Awasi Anak

“Kita tetap perlu waspada karena risiko kesehatan secara keseluruhan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti gaya hidup dan genetika. Bahkan banyak makanan lainnya yang juga bisa memicu kanker,” ujar dia.

Debora juga berpesan khususnya bagi masyarakat yang masih sehat dan berusia produktif untuk tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan olahraga teratur.

“Juga sebaiknya berasuransi sebagai langkah preventif menghadapi risiko kesehatan yang dapat terjadi tidak terduga dan dapat merugikan keberlangsungan hidup keluarga,” kata Medical Underwriter Sequis itu.

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi