Kamis, 30/05/2024 - 11:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Harga Suku Cadang Kendaraan Naik Hingga 40 Persen

JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif Indonesia (PBOIN) Hermas E Prabowo mengatakan harga suku cadang kendaraan cenderung naik selama musim libur Lebaran, bahkan hingga menyentuh 40 persen dari harga normal.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Dalam kondisi libur Hari Raya, harga suku cadang dan jasa yang sedikit lebih mahal memang wajar terjadi. Yang penting masih dalam batas yang wajar,” ujar Hermas dikutip ANTARA, Sabtu (14/4/20234).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Misalnya, kata Hermas, untuk suku cadang ada kenaikan harga 20 persen dari kondisi normal. Ia menilai kenaikan harga tersebut masih cukup wajar apalagi di lokasi yang jauh dari kota.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Hermas menjelaskan harga suku cadang dan jasa bengkel naik selama Lebaran karena para mekanik tidak libur. Selain itu, mereka tidak memiliki pendapatan harian yang pasti. Para mekanik yang berstatus pekerja lepas juga tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya.

Berita Lainnya:
Jadwal Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, Waktu Tunggu Lebih Cepat

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Kenaikan biaya jasa hingga 40 persen untuk jenis pekerjaan tertentu yang memerlukan keahlian khusus dan upaya yang lebih dari mekanik dan bengkel, itu masih cukup adil. Kalau tidak ada kenaikan ongkos sama sekali, tentu itu tidak adil bagi mereka,” kata Hermas.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Ketika harus memperbaiki atau merawat rutin kendaraan selama musim libur Lebaran, pemilik kendaraan diimbau meminta daftar harga dan kesepakatan harga yang jelas. Hal tersebut agar terhindar dari aksi oknum yang memanfaatkan situasi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Jika perlu ke bengkel dan harus ditangani bengkel atau mekanik freelance, buat kesepakatan-kesepakatan detail di awal sebelum dilakukan perbaikan. Seperti detail jenis pekerjaan, ongkos dan juga harga sparepart,” kata Hermas.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Libur Panjang Waisak, KAI Commuter Kembali Tambah Perjalanan KRL Yogyakarta-Palur
ADVERTISEMENTS

Ketika harga yang ditawarkan masih masuk akal, pemilik kendaraan bisa mempercayai bengkel tersebut. Kenaikan harga dalam kondisi saat ini masih wajar karena kondisi dan juga kepadatan kendaraan.

ADVERTISEMENTS

Hermas juga menyarankan jika kenaikan harga lebih dari 40 persen, jika masih bisa, hindari bengkel atau layanan tersebut.

Kebanyakan para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi memiliki masalah pada kebocoran sistem pendinginan. Kebocoran itu menyebabkan kendaraan mereka menjadi overheat (terlalu panas). Selain itu, masalah sistem air conditioner (AC) pada kendaraan yang digunakan saat mudik juga, misalnya tidak berfungsi atau tidak nyaman, juga sering terjadi.

Untuk menghindari masalah tersebut, pemudik wajib melakukan pengecekan menyeluruh sebelum kembali ke tempat tujuan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi