Selasa, 21/05/2024 - 20:42 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Gletser di Puncak Jaya Papua Terus Mencair, Ketebalannya Kini Tinggal Dua Meter

Luas es Puncak Jaya berkurang ~75?ri 2002-2018. Gletser terakhir di Pasifik (Puncak Jaya, Papua) terancam punah terkena dampak pemanasan global.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

DENPASAR — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menemukan ketebalan tutupan es di Puncak Jaya, Papua terus berkurang. Berdasarkan pemantauan terakhir pada Desember 2023, ketebalannya diperkirakan menyusut sekitar empat meter.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Hal ini kemungkinan terkait kondisi El Nino pada 2022-2023,” kata Koordinator Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Klimatologi Pusat Litbang BMKG Donaldi Permana dalam seminar virtual terkait iklim berkelanjutan menyambut Hari Meteorologi Dunia ke-74 di Denpasar, Bali, Kamis (18/4/2024).

Berita Lainnya:
Peluncuran Astronaut Pertama Boeing Starliner Ditunda hingga 17 Mei 

Donaldi menjelaskan, BMKG melakukan pemantauan tutupan es atau gletser di Puncak Jaya pada 2009-2023. Dari 2016 hingga 2022, rata-rata pengurangan luas es mencapai sekitar 0,07 kilometer persegi per tahun dengan estimasi total luas es pada April 2022 mencapai 0,23 kilometer persegi.

Pada pemantauan 2022, BMKG memperkirakan ketebalan es yang tersisa pada Desember 2022 mencapai enam meter. Namun, satu tahun kemudian, yakni pada Desember 2023, data terakhir menunjukkan ketebalan es makin menipis dengan pengurangan hingga empat meter atau menyisakan hingga ketebalan dua meter.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Djalaluddin Gorontalo Ditutup Sementara

Donaldi menyebutkan, perubahan iklim akibat pemanasan global berperan besar membuat tutupan salju abadi satu-satunya di wilayah Indonesia itu sedikit demi sedikit terus menipis sejak revolusi industri pada 1850. Berdasarkan pemaparannya, pada 1850 cakupan luas es abadi di Puncak Jaya Papua itu mencapai sekitar 19 kilometer persegi, kemudian makin merosot hingga pada Mei 2022 diperkirakan mencapai 0,34 kilometer persegi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi