Kamis, 23/05/2024 - 05:05 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta Akan Libatkan Tim Alhi Cagar Budaya

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan restorasi terhadap rumah dinas gubernur. Pagu aggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut mencapai Rp 22,2 miliar.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan, restorasi diperlukan lantaran rumah dinas gubernur itu termasuk dalam cagar budaya. Dalam proyek restorasi itu, pihaknya juga akan melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi DKI Jakarta. 

Berita Lainnya:
Prabowo-Gibran Dikabarkan Bagi-bagi Kue Lewat Nomenklatur Menteri Muda, Pengamat: Tak Ada Kerjanya

“Iya itu pasti (melibatkan TACB). Ini kami mau, perencanaan mau kami sounding-kan ke mereka tim mereka,” kata Heru, Sabtu (20/4/2024).

Menurut dia, restorasi itu sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Adapun bagian yang akan direstorasi adalah interior, eksterior, juga lanskap bangunan tersebut. Selain itu, akan ada penambahan bangunan.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Heru menjelaskan, restorasi itu bukan hanya bertujuan untuk mengembalikan bangunan seperti semula. Namun, akan juga dilakukan penambahan. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Ini kan rumah dinas gubernur yang perlu ditambahin fasilitas. Dulu kan rumah itu hanya rumah, ini menjadi rumah jabatan yang perlu kebutuhan fasilitas penunjang,” kata dia.

Berita Lainnya:
Kronologi Ruben Onsu Tumbang, dan Dugaan Penyebabnya

Ia menilai, fasilitas yang ada saat ini hanya sekadar menempel. Hal itu yang juga akan diperbaiki dalam proyek restorasi. 

ADVERTISEMENTS

Menurut Heru, harga tinggi juga karena rumah tersebut merupakan bangunan cagar budaya. Karenanya, diperlukan spesifikasi yang berbeda dibandingkan rumah biasa.

ADVERTISEMENTS

“Ini istilahnya apa ya, bukan hanya restorasi, tapi penyesuaian kembali fungsi fungsinya tadi karena kebutuhan untuk jabatan gubernur kan perlu difasilitasi,” kata dia.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi