Senin, 20/05/2024 - 14:10 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMISYARIAH

Wapres: Pengembangan Ekonomi Syariah Harus Selaras Prioritas Pembangunan Daerah

Wakil Presiden RI Maruf Amin menghadiri pengukuhan Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah Jawa Barat di aula barat Gedung Sate, Provinsi Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/4/2024). – (Republika/M Fauzi Ridwan)

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Di tingkat nasional sendiri lanjut Ma’ruf, Jawa Barat menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap PDB nasional, pengekspor komoditas terbesar, serta realisasi investasi tertinggi.   

 

Oleh karena itu Wapres mengimbau, kepada jajaran pengurus KDEKS Provinsi Jabar sebagai salah satu penopang ketahanan ekonomi daerah untuk segera menyusun program yang capaiannya dapat diukur agar tonggak pencapaian di bidang syariah dapat diukur efektivitasnya dan berkelanjutan di masa depan. Serta, melakukan kolaborasi multipihak agar subjek utama yang dapat merasakan manfaat program adalah masyarakat. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
OJK Jambi: Perbankan Perkuat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Saya minta KDEKS Jawa Barat untuk menyusun rencana aksi dengan target yang terukur serta berkesinambungan, termasuk mensinergikannya dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah periode tahunan, jangka menengah, maupun jangka panjang,” kata Ma’ruf menambahkan.   

 

ADVERTISEMENTS

Sebelumnya, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin melaporkan data mengenai pertumbuhan ekonomi di Jabar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi baik yang diberikan oleh seluruh pihak terkait untuk memajukan ekonomi di Jabar. 

ADVERTISEMENTS

 

Berita Lainnya:
Soal Wacana Penambahan Kementerian, Wapres: Jumlah Saat Ini Cukup Ideal

“Pada Triwulan IV 2023, ekonomi Jawa Barat tumbuh sebesar 5,15 persen (yoy), melampaui triwulan sebelumnya 4,58 persen (yoy) dan pertumbuhan nasional 5,04 persen(yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan sektor industri dan perdagangan,” ucap Bey. 

 

Bey mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Barat. Ia berharap penguatan ekonomi syariah di Jabar mampu memperkuat perekonomian masyarakat secara keseluruhan.

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi