Minggu, 26/05/2024 - 23:09 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Kejar Tayang, PT PP Rampungkan Proyek IKN sebelum 17 Agustus

Presiden Jokowi saat meninjau progres pembangunan istana dan kantor presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/12/2023).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — PT PP (Persero) Tbk mendapat target untuk menyelesaikan sejumlah proyek di IKN rampung pada Agustus mendatang. Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PT PP Yul Ari Pramuraharjo mengatakan total nilai kontrak PT PP di IKN sebesar Rp 11,23 triliun. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Total (kontrak di IKN) kira-kira sampai Maret itu Rp 11,23 triliun,” ujar Yul dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Plaza PP, Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Yul mengungkapkan PT PP telah merampungkan sejumlah paket kontrak di IKN. Yul menyebut Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) I dengan nilai kontrak sebesar Rp 100 miliar serta KIPP II senilai Rp 335 miliar yang sudah rampung.  

Berita Lainnya:
Tim Pengmas FEB UI Aplikasikan Silvopastura di Lahan Wakaf

“Kalau yang baru selesai itu infrastruktur, KIPP I dan II sudah selesai,” ucap Yul.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Selain kedua proyek tersebut, Yul mengatakan perseroan saat ini tengah mengerjakan sejumlah proyek seperti bandara VVIP, Tol 3B, Sumbu Kebangsaan Barat, dan Tol 6C. Yul menyebut progres proyek-proyek tersebut bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 50 persen. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Ada Tol 3B, Sumbu Kebangsaan Barat, lalu ada jalan akses masjid, lalu ada Tol 6C, m gedung di IKN, tapi semuanya dalam pembangunan, (targetnya) selesai sebelum 17 Agustus,” kata Yul.

Berita Lainnya:
OJK Terbitkan Peraturan Perkuat Kelembagaan BPR/BPR Syariah

Direktur Operasi Bidang Gedung PT PP Yuyus Juarsa menambahkan PT PP juga tengah mengerjakan sejumlah proyek gedung seperti Istana Presiden, Kantor Presiden, rumah susun ASN-Hankam, komplek perkantoran Bank Indonesia (BI), hingga gedung Kementerian PUPR. Seperti infrastruktur, Yuyus menyebut rata-rata progres pembangunan gedung-gedung tersebut mencapai 60 persen hingga 80 persen. 

ADVERTISEMENTS

“Progresnya bervariasi karena ada yang baru mulai dikerja samakan, jadi ada yang masih di 25 persen, tapi diminta selesai rata-rata Agustus 2024, walaupun kontraktual di Oktober. Itu kira-kira sekitar 60-80 persen progresnya sampai sekarang,” kata Yuyus.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi