Senin, 17/06/2024 - 04:03 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Seberapa Buruk Megakonstelasi Satelit Bagi Astronomi?

 JAKARTA — Selama beberapa tahun terakhir, planet kita semakin dikelilingi oleh Starlink, OneWeb, dan satelit-satelit “megakonstelasi” lainnya. Kemunculan megakonstelasi-megakonstelasi tersebut memberikan manfaat yang besar bagi umat manusia. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Tetapi jika kita menunggu sebentar, menurut pandangan David Koplow, Profesor Hukum Scott K Ginsburg di Georgetown University Law Center di Washington, DC, hal ini juga akan menimbulkan kerugian besar, termasuk beban yang semakin besar pada bidang astronomi. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Kami baru menyadari betapa buruknya gangguan yang terjadi pada teleskop-teleskop berbasis darat dan luar angkasa, dan seiring dengan semakin banyaknya satelit yang melakukan penerbangan, masalahnya akan semakin meningkat,” kata Koplow kepada Inside Outer Space, dilansir Space, Jumat (10/5/2024). 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Meteor Jatuh Terangi Langit Portugal dan Spanyol 

Kekhawatiran Koplow telah disuarakan dalam beberapa karya ilmiah, yang judulnya menggarisbawahi keraguannya, seperti “Large Constellations of Small Satellites: The Good, the Bad, the Ugly and the Illegal,” serta “Blinded by the Light: Resolving the Conflict Between Satellite Megaconstellations and Astronomy.”

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Sebagian besar dunia berasumsi bahwa hukum internasional yang relevan pada dasarnya mengizinkan perusahaan-perusahaan satelit melakukan apa pun yang mereka inginkan di luar angkasa, sekaligus memaksa observatorium-observatorium untuk beradaptasi sebaik mungkin,” ujar Koplow. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Tetapi pada kenyataannya, rezim hukum tidak sepihak, menurut Koplow para astronom juga memiliki hak hukum untuk menggunakan ruang secara bebas, dan mereka tidak perlu berdiam diri ketika profesi mereka dirusak.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Kampus Indonesia dan Australia Berkolaborasi Ciptakan Alat Penilaian Kerentanan Air

Koplow menunjukkan bahwa, pada 2019, dunia astronomi optik dan radio berubah secara tiba-tiba dan masif ketika gelombang besar pertama satelit Starlink SpaceX diluncurkan ke orbit rendah Bumi. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Terkejut dengan kecerahan yang tiba-tiba dari pesawat ruang angkasa tersebut, dan khawatir dengan prospek penerusnya, observatorium bergegas untuk merespons,” katanya. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Mereka melakukannya dengan….

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

فَأَتْبَعَ سَبَبًا الكهف [85] Listen
So he followed a way Al-Kahf ( The Cave ) [85] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi