BANDA ACEH – Bertahan di tengah pasang surutnya dunia usaha bukanlah perkara mudah.Namun, bagi Asep, seorang pengusaha muda, perjalanan panjang menuju sukses dimulai dari keberanian untuk mengejar mimpi.
Asep berbagi pengalaman uniknya tentang bagaimana ia meninggalkan pekerjaannya sebagai direktur di sebuah bank untuk memulai bisnis kecil-kecilan yang sekarang menjadi sumber omset hingga 7 juta per hari.
“Aku bukanlah orang yang suka ambil risiko besar, tapi aku percaya bahwa jika kita tidak pernah mencoba, kita tidak akan pernah tahu hasilnya,” ujar Asep, mengawali cerita bisnis nya.
“Awalnya, saya sempat ragu karena usaha makanan memiliki naik turunnya, dan orang tua saya tidak mendukung ide tersebut.”
Dilansir dari youtube Chrisbo, semangat dan keberanian Asep untuk mengelola waktu antara pekerjaan dan usaha bisnis pribadinya akhirnya membawanya melewati rintangan awal.
“Motivasi saya adalah untuk tidak pernah malu memiliki usaha sendiri. Kini, bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga memberikan saya kesempatan untuk memberdayakan orang lain dan meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya.
Pergantian dari dunia perbankan ke industri bisnis kuliner tidaklah mudah. Namun, Asep menegaskan bahwa kesuksesan tidaklah datang secara instan.
“Saya tidak menggunakan cara instan seperti penglaris atau jimat-jimat tertentu. Semua berkat usaha dan doa,” jelasnya.
Saat ditanya tentang resep keberhasilannya, Asep mengungkapkan bahwa keterampilan kuliner dan pengetahuannya tentang bisnis berasal dari pengalaman kerjanya di restoran-restoran sebelumnya.
“Saya belajar banyak dari pengalaman saya di industri makanan. Awalnya, sulit, tetapi seiring waktu, saya mulai melihatnya dari sisi logika,” ujarnya.
Salah satu menu unggulan dari bisnisnya adalah “mie jebew” yang menjadi favorit pelanggan.
Dari proses pemilihan bahan hingga penyajiannya, Asep memastikan setiap detail terjaga.
“Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas dan mengikuti resep-resep autentik. Itulah yang membuat pelanggan kembali lagi,” tuturnya.
Selain keterampilan bisnis kuliner, Asep juga menekankan pentingnya pelayanan dan inovasi dalam bisnisnya.
“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Mulai dari penyajian hingga variasi menu, kami terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Asep juga menawarkan menu dari berbagai negara seperti Korea dan Jepang untuk menarik minat konsumen.
“Kami berusaha menjadi tempat yang menyediakan beragam pilihan makanan untuk semua orang. Dengan begitu, kami dapat menjangkau lebih banyak pelanggan,” paparnya.































































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler