Penulis: Rahmatal Riza**
KONDISI ekonomi Aceh Besar memperlihatkan dominasi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai pondasi utama perekonomiannya. Keberhasilan pembangunan ekonomi menjadi tanggung jawab pemerintah serta dukungan dari masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2023 meningkat sebesar 0,33% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan BPS Aceh Besar bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh Besar pada tahun 2023 adalah 4,20% dan telah melampaui target.
Meskipun ada pertumbuhan ekonomi, masih marak terjadi kasus pencurian, termasuk raibnya meteran air.
Beberapa unit rumah di salah satu kompleks Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar sudah menjadi korban dari ganasnya ketidakstabilan ekonomi.
Sebut saja Alvi, ia melapor kepada pengurus kompleks dalam group chat Whatsapp pada pukul 05:52 WIB 13 Mei 2024.
“Izin melaporkan. Telah kehilangan 1 unit meteran air di rumah kami.” Alvi juga mengirimkan sebuah foto kondisi sambungan pipa air tanpa meteran di halaman rumahnya.
Ia menyatakan kekecewaannya ketika diharuskan membayar biaya ganti rugi yang menurutnya keputusan tersebut sangat merugikan konsumen.
Menurut masyarakat sekitar, kasus-kasus seperti ini sudah pernah terjadi.
Kasus seperti ini tidaklah langka, dengan masyarakat telah mengkonfirmasi bahwa kejadian serupa sudah pernah terjadi sebelumnya. Ini menandakan bahwa meskipun ada upaya pembangunan ekonomi oleh pemerintah, masih ada masalah yang belum terselesaikan secara menyeluruh. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengatasi masalah dari akarnya.
Akar masalah yang melibatkan keamanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh harus diselesaikan oleh semua pihak.
Walaupun angka pertumbuhan ekonomi menunjukkan kenaikan pada tahun 2023, fenomena kehilangan meteran air ini mencerminkan adanya paradoks yang terjadi di lapangan. Penulis menganalisis secara dalam untuk kasus seperti ini yang mengindikasikan adanya kelemahan infrastruktur dan pengawasan yang lemah terhadap instalasi pipa air di masyarakat. Ini juga menyoroti tanggung jawab semua pihak dalam memastikan infrastruktur dasar harus terjaga dengan baik.
Kesenjangan sosial—ekonomi seringkali menciptakan masalah yang besar seperti kriminal. Masyarakat yang merasa tertinggal atau tidak mampu secara finansial cenderung lebih rentan terhadap kasus kriminal seperti pencurian ini.
Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan kebijakan yang meratakan kesenjangan sosial—ekonomi dan memberikan perlindungan kepada kelompok rentan.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler