Pada kesempatan itu, Ade Surya turut didampingi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Jalaluddin, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, Kabag Perekonomian Irwan, dan sejumlah pejabat terkait dari Balai Wilayah Sungai I Sumatra, serta pihak konsultan dan pelaksana proyek.
Hasil peninjauan, Pj wali kota mengatakan proyek multi-years yang didanai APBN tersebut telah memasuki tahap akhir.
“Alhamdulillah progres saat ini secara keseluruhan sudah mencapai 63 persen. Kalau sesuai jadwal, Oktober bisa rampung,” ujarnya.
Dan melihat progres hari ini, ia optimis struktur/bangunan utama bendungan karet, di samping sarana dan prasarana pendukung bisa diselesaikan lebih cepat.
“Kalau bisa kita pacu sebelum musim hujan ini, mudah-mudahan September bisa kita soft launcing,” ujarnya seraya menekankan kualitas, keselamatan pekerja, dan kenyamanan warga sekitar.
Menurutnya, keberadaan bendungan karet tersebut sangat penting guna meningkatkan pelayanan air bersih/minum, baik untuk Banda Aceh maupun Aceh Besar.
“Fungsi utamanya untuk mengatasi intrusi air laut, sistem pengendali banjir, dan sumber air baku bagi Perumdam Tirta Daroy dan PDAM Tirta Mountala,” ujarnya.
Ia pun memastikan selama pengerjaan proyek dimaksud tidak mengganggu layanan air bersih di Banda Aceh, karena secara teknis telah dibuatkan sungai elak sementara.
“Sepanjang air dari hulu cukup, tidak mempengaruhi produksi pdam kita,” ujarnya.
Meski begitu, Ade mewanti-wanti Perumdam Tirta Daroy agar mempersiapkan langkah-langkah antisipasi distribusi air bersih selama pergelaran PON XXI Aceh-Sumut pada September mendatang.
“Jika bendung karet ini belum rampung dan sudah pasti keperluan air meningkat selama PON, tolong dipastikan distribusinya tetap terjamin,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bendungan Karet Krueng Aceh bertipe Pnuematic Crest Gate (PCG) dengan pelindung baja ini didatangkan khusus dari Colorado, Amerika Serikat. Bendungan ini diproyeksikan dapat menyediakan air baku bagi pdam dengan volume 1.200 liter per detik.
Adapun cara kerjanya dengan memompa udara pada bendung karet untuk menahan aliran air. Saat karet melembung aliran air sungai akan tertahan sehingga tinggi muka air akan naik. Sebaliknya, mengempiskannya dapat menurunkan tinggi muka air sesuai dengan kebutuhan.
Di samping struktur bangunan utama, saluran pengurasan, dan jembatan o&p sebagai area terbatas, Bendungan Karet Krueng Aceh juga akan dilengkapi dengan landscape internal dan ruang terbuka hijau yang dapat menjadi objek wisata baru bagi masyarakat.






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler