“Terlepas dari apapun, terlepas mengikuti kotensi apapun, yang terjerat hukum masa kita tidak boleh diproses,” jelas menantu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) itu.
Bobby Nasution mengaku baru tahu kalau Zahir ditangkap Polda Sumatera Utara. Sehingga, penangkapan Bupati Batubara periode 2018-2023, jangan dikaitkan dengan dirinya dan Pilgub Sumatera Utara 2024.
“Saya baru tahu. Hubungannya sama saya apa? Saya tidak maju (Pilkada) di Batubara,” kata Bobby.
Diberitakan sebelumnya, Penyidik Tipikor Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara menangkap mantan Bupati Batubara, Zahir yang merupakan tersangka dugaan korupsi seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batubara tahun 2023.
Zahir diamankan di rumahnya, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Selasa pagi, 3 September 2024. Kini, Politisi PDI Perjuangan sudah diboyong dan diamankan di Markas Polda Sumatera Utara.
Wakil ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sarma Hutajulu mengatakan Polda Sumatera Utara dinilai tidak menjalani Peraturan Kapolri (Perkap) tentang penundaan proses hukum terkait pengungkapan kasus tindak pidana yang melibatkan calon Kepala Daerah.
“Memang penangkapan dan penahanan adalah kewenangan penyidik. Namun, kewenangan tersebut, hendaknya dilakukan sesuai dengan ketentuan KUHAP,” ucap Sarma dalam keterangan tertulis, diterima VIVA pada Senin, 3 September 2024.
Sarma yang merupakan praktisi hukum mendorong penyidik Polda Sumatera Utara, untuk transparan dalam proses melibatkan Zahir, yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batubara itu.
“Supaya tidak terkesan lebih banyak muatan Politik dari pada penegakan hukumnya, di mana hal tersebut dapat kita lihat mulai dari penetapan DPO, sampai kita disuguhkan berita telah menyerahkan diri. Kemudian, ditangguhkan penahanannya tanpa penjelasan secara transparan kapan seluruh proses itu terjadi,” kata Sarma.
Sarma mengingatkan kepada Polda Sumatera Utara bahwa Kapolri telah mengeluarkan telegram dengan Nomor ST/1160/V/RES.1.24.2023, tentang penundaan proses hukum terkait pengungkapan kasus tindak pidana yang melibatkan peserta Pemilu 2024. Hal itu bertujuan agar pilkada dapat berjalan kondusif.
“Sebagaimana kita ketahui, Zahir sebagai petahana diusung oleh PDI Perjuangan dan tentunya akan berseberangan dengan calon Gubernur Sumut Bobby Nasution. Sehingga dianggap menjadi lawan di lapangan dalam pemenangan Pilgub Sumut. Asumsi keterkaitan dengan Pilgub Sumut, bisa berkembang ke mana-mana. Karena, Polda Sumut terkesan menjadikan Zahir sebagai target. Padahal, beliau saat ini sedang ikut dalam kontestasi PIlkada Serentak 2024,” ungkapnya.




















































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler