ADVERTISMENT
EDUKASI
EDUKASI

Disertasi Bahlil Plagiat? Ini Jawaban Resmi Dekan UI dan Guru Besar UIN Jakarta

Teguh juga menyoroti isu jurnal predator yang menyerang Bahlil. Teguh mengatakan, Bahlil memenuhi syarat tiga publikasi: satu jurnal internasional bereputasi, satu jurnal SINTA 2, dan satu prosiding yang dapat diganti menjadi jurnal SINTA 2.

“Pemberitaan terkait jurnal predator pada bulan Juli 2024 sudah diselesaikan oleh SKSG sejak Maret-April 2024. Bahlil harus menulis ulang di jurnal lain untuk syarat kelulusan. Tidak benar bahwa Bahlil lulus dengan jurnal predator,” ujar Teguh.

Berita Lainnya:
USK Wisuda 55 Peserta Daurah Qur’an, RDK XII Jangkau Pengelola Masjid hingga Jepang

Sementara itu, salah satu penguji Bahlil, Prof Arif Satria diminta dan bersedia menjadi penguji. Kebersediaan Arif karena meyakini UI sebagai perguruan tinggi ternama pasti menjaga reputasi dengan sistem penjaminan mutu yang kuat.

“Saya sering menjadi penguji S3 di UI dan untuk sampai pada sidang promosi melalui tahapan panjang yang ketat. Hal ini juga disampaikan oleh pimpinan sidang kepada promotor, co promotor maupun penguji sebelum acara dimulai, bahwa sidang promosi Pak Bahlil sudah sesuai prosedur di UI. Bahwa masa studi S3 selama 4 semester juga sesuai aturan UI. Dijelaskan pula bahwa artikel jurnal yang digunakan sebagai syarat untuk S3 sesuai ketentuan,” ujar Arif.

Berita Lainnya:
Iran Tunggu Armada Laut AS di Selat Hormuz Usai Trump Ancam Serang 20 Kali Lebih Keras

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya