ACEH BESAR — Rangkaian kegiatan Festival Ramadhan di SMAN 1 Peukan Bada tahun 2026 resmi berakhir pada Sabtu, 14 Maret 2026, setelah berlangsung meriah selama beberapa hari di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai religius, kebersamaan, serta kreativitas siswa selama bulan suci Ramadhan.
Ketua panitia, Silvia Kesuma Budi, S.Pd, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rosmawar, S.Pd.I., M.Ag, melaporkan bahwa Festival Ramadhan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Di antaranya Market Day atau penjualan takjil di depan sekolah pada 25–27 Februari 2026, kegiatan berbagi takjil sebanyak 310 paket pada Senin, 9 Maret 2026, serta lomba Festival Ramadhan yang digelar pada 10–11 Maret dan diikuti sekitar 190 peserta perwakilan kelas dalam berbagai cabang lomba seperti MTQ, rangking satu, azan, dan cerdas cermat.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa penyaluran paket sembako kepada siswa kurang mampu, yang berasal dari donasi dan sedekah para guru serta tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari acara penutupan festival.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Zakiah, S.Pd, mengatakan Festival Ramadhan menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
“Festival Ramadhan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius, kebersamaan, serta kreativitas generasi muda selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Festival ini sebelumnya dibuka oleh pengawas pembina sekolah, Ely Suzana, S.Pd, yang memberikan apresiasi kepada pihak sekolah atas pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama Ramadhan yang berlangsung aktif dan bermanfaat bagi siswa.
Kepala SMAN 1 Peukan Bada, Ahlul Fikri, S.Pd.I., M.Pd, turut menyampaikan terima kasih kepada guru, tenaga kependidikan, dan siswa yang terlibat aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama hingga penutupan acara.
Menurutnya, Festival Ramadhan tidak hanya bertujuan memeriahkan bulan suci, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter siswa agar lebih mencintai nilai-nilai Islam serta memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Festival Ramadhan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual siswa,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana sekolah dipenuhi semangat kebersamaan dan nuansa religius. Selain narasumber dari internal sekolah, kegiatan juga menghadirkan penceramah dari luar, yakni Ustaz Ridwan Ibrahim, S.Ag., M.Pd, yang menyampaikan tausiyah pada Jumat, 13 Maret 2026.
















































































































