“Nah, udah gitu terjadilah pembicaraan 9 menit itu, Mail dipaksa menyebutkan nominal. Si Reza ini bilang, udah nggak apa-apa sebutin aja harganya berapa gitu kan. Mail bilang, aduh di telepon nggak enak, enggak mau, enggak enak,” jawab Mail saat itu.
Tetapi, Reza terus memaksanya menyebutkan nominal.
“Dia bilang nggak apa-apa siapa tahu bisa, katanya. Karena dokter Reza memaksa ya udah aku sebutin. Tapi aku enggak enak nih. Ya sudah 5 M,” beber Nikita.
Nikita memperingatkan agar ceritanya di podcast tersebut tidak diedit.
“Gue cuma cerita di sini, jangan diedit ya gue minta tolong banget karena biar orang-orang tahu,” ujarnya.
“Soalnya beberapa yang menganggap gua musuh itu menyebarkan rekamannya dipotong-potong,” imbuh Nikita kesal.
Nikita kembali melanjutkan ceritanya.
“Nah, jadi karena si Mail ini dipaksa menyebutkan harga terus Mail sebut 5 M, gitu kan. Reza bilang enggak bisa dinego gitu, kalau pemerasan nggak ada nego dong,” selorohnya.
“Ya udah, kata Mail, ini tuh untuk apa? Untuk menutup mulutnya Nikita Mirzani gitu?,” tanya Mail yang diiyakan oleh Reza.
“Iya tolongin, biar aku enggak di-review-review produknya yang ada di Kak Niki,” jawab Reza pada Mail.
Setelah itu, Mail dan Reza kembali melakukan percakapan melalui chat WhatsApp.
“Mail jawab, ya udah ntar aku tanya dulu Kak Nikinya,” tandas Nikita menirukan ucapan Mail.
“Akhirnya si Reza nelepon balik Mail, dia bilang ini udah deal ya, aku udah ngomong sama suamiku bisa enggak ditawar jadi 4 M. Oh terserah dokter aja,” kata Nikita lagi.
Saat itu, Mail menekankan maksud Reza untuk menutup mulut Nikita.
“Tapi dokter, ini beneran nih pengin tutup mulutnya Niki? Diperjelas gitu. Reza jawab, iya nih aku mau damai-damai aja biar aku bisa jualan,” kata Nikita menirukan dalih Reza.
Nikita juga heran dengan ketakutan yang dialami Reza.
“Lagian dokter sih produk berbahaya diperjualbelikan. Iya yang dibeli Nikita itu udah aku tarik semenjak dia udah dapetin di e-commerce. Kan aneh,” sahut Nikita saat menceritakan alasan Reza menjual produk berbahaya.
Setelah itu, Reza melakukan pembayaran secara mencicil.
“Nah, karena dia mau transaksi, dia nyicil tuh bayarnya dua kali. Kan repot yah, masa meras nyicil. Terus dia WhatsApp ke Mail, minta tolong nanti kalau udah satu tahun diperpanjang ya,” lanjutnya.
Nikita menutup ceritanya dengan meminta publik menilai sendiri.
“Kalian pikir aja sendiri di mana letak pemerasannya. Di mana? Di mana letak TPPU-nya? Di mana?,” tandas Nikita
Sumber: Media
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler