BANDA ACEH – Dokter PPDS RSHS Bandung, Priguna Anugerah Pratama, tersangka yang memperkosa keluarga pasien ternyata sudah berdamai dengan korban pemerkosaan FH (21).Versi Fredy Rizky Adilya, kuasa hukum Priguna Anugerah Pratama, keluarga korban juga sudah mencabut laporan polisi (LP) kasus ini.
Meski begitu, Fredy menyebut kliennya tetap akan bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku.
Fredy Rizky Adilya, kuasa hukum Priguna, saat ditemui di Bandung, Kamis (10/4/2025) menyebutkan, klien mereka bersedia bertanggung jawab di depan hukum dan akan menerima konsekuensi atas perbuatannya, termasuk konsekuensi terburuk di dalam hubungan rumah tangganya.
Fredy juga meminta masyarakat tidak menghakimi dan menyebarluaskan identitas berupa foto dan data pribadinya dan seluruh keluarganya.
“Karena mereka tidak bersalah dan tidak turut serta dalam permasalahan yang sedang dihadapi klien kami ini,” ucapnya.
Priguna juga mengaku meminta maaf kepada korban serta keluarganya dan masyarakat atas perbuatannya.
“Dengan rasa menyesal klien kami menitipkan pesan permohonan maaf kembali kepada korban, keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia sehubungan permasalahan ini, kejadian ini akan menjadi pembelajaran berharga yang tidak akan terulang lagi oleh klien kami di kemudian hari,” katanya.
Fredy mengatakan sebelum kasus ini ramai diberitakan, tersangka bersama keluarga korban telah bertemu. Pada pertemuan itu, kedua belah pihak, saling berdamai.
“Sebelum pemberitaan di media saat ini berkembang, klien kami melalui perwakilan keluarga telah bertemu dan menyampaikan secara langsung permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban, hingga akhirnya dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan dan diadakan perdamaian,” ungkapnya.
Diketahui, Polda Jabar sudah memeriksa Priguna Anugerah Pratama, dokter PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran yang memerkosa keluarga pasien di RSHS Bandung.
Priguna kini mengaku menyesal atas ulah bejatnya tersebut.
“Penyesalan sih ada ya dari pelaku itu,” kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan, Kamis (10/4/2025).
Kata Kombes Surawan, Priguna juga mengaku malu kepada keluarganya atas ulahnya tersebut. Bahkan, saat aksinya ketahuan di RSHS Bandung, Priguna sempat mau mencoba bunuh diri.
“Sempat dirawat juga di rumah sakit di Bandung,” jelasnya.***
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler