BANDA ACEH – Empat kabupaten dan kota di Aceh menandatangani nota kesepahaman (MoA) dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terkait pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan untuk Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Batch 1 Tahun 2025.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (29/4/2025). MoA ini ditandatangani oleh Kuasa Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Prof Buhori Muslim bersama perwakilan dari empat daerah, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Barat, serta Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Muhammad Yasir Yusuf menyampaikan bahwa PPG merupakan instrumen strategis untuk menghasilkan guru PAI yang profesional, kompeten, dan berkarakter.
“Seharusnya bukan hanya guru PAI yang bisa kita kelola. UIN Ar-Raniry memiliki sumber daya manusia untuk menghasilkan guru-guru yang kompeten, tidak hanya dalam keilmuan, tetapi juga dalam akhlak dan karakter dalam mentransformasikan nilai-nilai Islam,” ujar Yasir.
Yasir menambahkan, kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi antarlembaga dengan menjunjung tinggi prinsip integritas dan akuntabilitas. Evaluasi tahunan rutin juga dilakukan untuk menjamin mutu penyelenggaraan PPG.
“Ini bagian dari jihad akademik yang terus disampaikan oleh Rektor UIN Ar-Raniry. Walaupun ada efisiensi anggaran, komitmen kami tetap mencetak guru-guru profesional,” tegasnya.
Kepala Bidang PAI Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Aida Rina Elisiva menjelaskan bahwa program PPG merupakan program mandatori dari Kemenag RI. UIN Ar-Raniry, kata dia, termasuk salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) resmi yang ditunjuk untuk menyelenggarakannya.
“Perjanjian kerja sama ini juga melibatkan pemerintah daerah. Sumber pendanaan berasal dari APBD/APBK dan Baitul Mal di masing-masing kabupaten/kota,” kata Aida.
Sementara itu, Prof Buhori Muslim menyebutkan, total peserta PPG PAI Batch 1 Tahun 2025 berjumlah 395 orang. Aceh Singkil mengirimkan 93 orang (didanai Pemda dan Baitul Mal), Aceh Barat Daya 32 orang (Pemda), Aceh Barat 68 orang (Pemda dan Cabang Dinas), dan Pidie Jaya 103 orang (Pemda). Sisanya sebanyak 99 orang didanai melalui APBN.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat Wistha Nowar, Kepala Cabang Dinas Aceh Barat Abd Aziz, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat Daya Gusvizarmi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Sugiarto, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie Jaya Muslim, serta para Kepala Seksi PAI dari masing-masing daerah. [ ]































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler