ADVERTISMENT
ACEH
ACEH

Mualem Rombak Kabinet: Empat Pejabat Eselon II Dimutasi, Ini Daftarnya

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem mulai melakukan perombakan kabinet dengan merotasi empat pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh.

Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.

Perombakan ini dilakukan setelah melalui proses uji kompetensi dan telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Adapun pejabat yang dimutasi berdasarkan keputusan tersebut, antara lain:

  1. M. Nasir Syamaun, dari jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, kini menjabat Asisten I Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat di Sekretariat Daerah Aceh.
  2. Azwardi Abdullah, sebelumnya Asisten I Bidang Pemerintahan, kini menempati posisi sebagai Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh.
  3. Ir. T. Mirzuan, yang sebelumnya menjabat Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh, kini dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.
  4. Abdullah Hasbullah, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Aceh Utara, kini dipercaya sebagai Sekretaris Lembaga Wali Nanggroe Aceh (Keurukon Katibul Wali).
Berita Lainnya:
Puluhan Tenaga Kesehatan Siaga di Puskesmas Pulo Aceh, Mayoritas Putra Daerah

Langkah rotasi ini tertuang dalam surat usulan Gubernur Aceh kepada Menteri Dalam Negeri dengan nomor Peg.800/150/P3/2025, bertanggal 9 Mei 2025. Persetujuan dari Kemendagri sendiri diterbitkan pada 22 April 2025, sebagai izin pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh.

Berita Lainnya:
Jelang Idul Fitri, Pemkab Aceh Besar Santuni 4.800 Anak Yatim

Sementara itu, persetujuan dari BKN dikeluarkan pada 16 Mei 2025 melalui surat bernomor 04505/R-AK.02.03/SD/K/2025, sebagai bentuk tindak lanjut atas permohonan resmi Pemerintah Aceh.

Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari upaya menyesuaikan struktur birokrasi dengan kebutuhan strategis pemerintahan daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian awal dari agenda reformasi birokrasi yang lebih luas di bawah kepemimpinan Mualem pasca-pelantikan resminya sebagai Gubernur Aceh. []

Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya