ADVERTISMENT
DUNIA
INTERNASIONALEROPA

Tidak Berniat Membelot dari NKRI, Satria Kumbara Gabung Militer Rusia demi Nafkahi Keluarga

Tahun 2025, menurut Badan Intelijen Militer Ukraina (HUR), target rekrutmen Rusia mencapai 126.000 tentara baru.

Berapa Gaji Tentara Bayaran Rusia?

Isu penghasilan tentara bayaran menjadi perbincangan menyusul viralnya kabar Satria. Panglima Ukraina menyebut bahwa tentara asing yang bertempur untuk Rusia, terutama di unit elite atau garis depan, bisa menerima bayaran hingga US$ 40.000 per bulan tergantung posisi dan lokasi penugasan.

Berita Lainnya:
Pengakuan Mengejutkan Perwira AS: UFO Pernah Lumpuhkan Rudal Nuklir di Tengah Perang Dingin!

Namun, media independen The Moscow Times memberikan angka yang berbeda.

Dalam laporannya, tentara kontrak biasa di Rusia menerima gaji bulanan sekitar 200.000 rubel, setara dengan US$ 2.166 atau sekitar Rp 35 juta (kurs Mei 2025).

Angka ini sekitar 2,4 kali lebih tinggi dari gaji rata-rata pekerja sipil di Rusia.

Selain gaji, tentara kontrak juga dikabarkan mendapatkan berbagai fasilitas termasuk tunjangan keluarga, perumahan, dan kompensasi jika terluka atau gugur di medan perang.

Berita Lainnya:
Mendahului Lawan atau Mendahului Diri Sendiri? Demokrasi ala Amerika Telah Menjadi Paspor untuk Pembunuhan

Namun, tidak semua tentara asing menerima hak yang sama, tergantung dari jalur perekrutan dan legalitas status mereka di Rusia.

Meski gaji tentara bayaran tampak menggiurkan, risiko hukum, Politik, dan nyawa yang harus dibayar tidak bisa diabaikan.

image_print
1 2 3
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya