BANDA ACEH – Menteri Kooperasi Budi Arie Setiadi membantah dirinya terlibat dalam kasus judi online (judol). Menurutnya, dakwaan yang menyebut dirinya menerima presentase 50 persen untuk mengamankan situs judol merupakan fitnah yang diorkestrasi sejumlah pihak.”Inikan lagu lama kaset rusak kan pertama kali saya tahu saya cuma ketawa ngakak makin enggak masuk akal nih fitnahnya, karena saya enggak tahu soal 50 persen itu,” kata Budi Arie dalam sebuah siniar, Kamis (22/5/2025).
Budi malah balik menuding ada yang sengaja ‘menjual’ namanya dalam kasus judol tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tak pernah ditawarkan ataupun meminta persenan.
“Saya enggak tahu bahwa saya ternyata punya kan bisa ditanya mereka, pernah gak mereka nawarin, pernah gak saya minta pernah gak saya minta ‘eh mana punya saya 50 persen’, tanya tu mereka, pasti enggak baik langsung maupun tidak langsung,” ujar Budi Arie.
Begitu pun, ia mengaku saat pemeriksaan di Bareskrim Polri dirinya juga tidak mendapat pertanyaan soal presentase 50 persen tersebut.”Enggak (presentase 50 persen), pernah menerima atau janji saya bilang enggak pernah,” ucapnya.
Budi Arie mengaku sejak awal tidak terkejut dengan adanya dakwaan tersebut. Menurutnya, sejumlah pihak yang sengaja membuat skenario ini nantinya akan terungkap dengan sendirinya.
Ia menekankan bahwa dirinya tidak masalah dengan fakta hukum yang ada saat ini. Namun, ia meyakini situasi tersebut hanya permainan Politik sejumlah pihak.
“Mau mem-framing bahwa judi online ini gembongnya saya, padahal saya orang yang paling serius memberantas judi online, inikan jadi tebalik-balik nih,” katanya.
“Publik diframing seolah-olah bahwa Budi Arie lah gembong judi online, padahal saya orang yang paling serius memberantas judi online loh,” ujar Budi Arie.
Bahkan, menurutnya dirinya lebih serius dalam memberantas judi online dibandingkan dengan ketua umum partai. Budi Arie tak menjelaskan secara rinci siapa ketua umum partai yang dimaksud.
“Dibanding ketua umum partai ngomong judi online juga enggak, ngerti judi online enggak, gimana tuh. Ketum partai, kita nyebutnya partai mitra judol, jangan dibalik-balik,” katanya tanpa menyebut jelas nama partainya.
Sebelumnya diberitakan, Budi Arie saat menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) disebut meminta jatah 50 persen dari praktik pengamanan situs judol. Fakta tersebut terungkap dalam surat dakwaan terhadap sejumlah eks pegawai Kemenkominfo yang menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025).

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler