Namun kembali Akbar bertanya kepada Jajat, apakah layak dimasukkan dalam sejarah karena kita tidak tahu apakah kelak IKN jadi.
“Apakah itu lagi-lagi layak dimasukan dalam buku sejarah.”
Menurut Jajat, sebagai bukti program layak dimasukkan bahwa nanti IKN tak berkelanjutan pembangunannya itu lain cerita lagi.
“Anda jangan merasa ketakutan nanti gak jadi, kita hanya bertugas menuliskan apa program yang sudah ada di Jokowi, itu saja,” tegas Jajat.
Namun menurut Bonnie, dengan dimasukkan Jokowi dan IKN sebagai bagian dari penulisan ulang sejarah, terkesan terburu-buru.
“Kalau objek belum selesai masih dinamika ditulis buru-buru nanti seperti apa ke depannya kita gak tahu. Itu bukan karya sejarah menurut saya, menurut saya itu humas, karya PR (Public Relation), hanya sebuah buku informasi tentang suatu peristiwa yang sebetulnya belum selesai,” jelas Bonnie.
“Bahkan masih berkesinambungan sejarahnya, mestinya sudah selesai bahwa ada efeknya misalkan maka IKN masuk, Jokowi masuk mungkin bisa ditulis tapi tidak di buku ini,” kata Bonnie.
Menurut Jajat sebagai bagian dari tim penulis punya kewajiban menulis tentang program Jokowi.
“Kita gak menilai negatif tentang Jokowi, kita punya data dia sudah buat rancangan panjang mengenai IKN, itu aja, profesor mundur tetap jadi (buku),” ujar Jajat.***


































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler