BANDA ACEH – Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Off-Road Federation (IOF) Aceh periode 2025-2029 resmi dilantik. Pelantikan itu berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat malam (20/6/2025).
Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, Ketua Dewan Pembina Pengda IOF Aceh, Brigjen TNI Ayi Supriatna, Ketua Umum PP IOF Irjen Pol (Purn) Sam Budigusdian, Sekjen Joko Permana, dan seluruh anggota IOF Aceh lainnya.
Ketua Umum PP IOF Irjen Pol (Purn) Sam Budigusdian, dalam sambutannya mengucapkan selamat bekerja kepada Pengda IOF Aceh yang telah dilantik dan dikukuhkan periode 2025-2029.
“Selamat kepada ketua Pengda IOF Aceh. Segera bentuk pengcab (pengurus cabang) begitu terbentuk segera konsloidasi organisasi dan konsolidasi SOP,” kata Sam Budigusdian.
Sam Budigusdian berharap, pemerintah daerah dapat mendukung pembentukan Pengurus Cabang (Pengcab) IOF kabupaten/kota di Aceh, terutama soal pengurusan izin.
Menurutnya, alam Tanah Rencong sangat indah. Disamping itu, jalur-jalur off-road juga dinilai sangat luar biasa. Sehingga potensi itu harus menjadi perhatian pecinta olahraga off-road ini.
“Saya yakin di Aceh ini sering mengadakan event baik skala nasional maupun internasional,” katanya.
Ketua Pengda IOF Aceh, Ahmad Haeqal Asri mengatakan, bahwa kedepan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua instansi terutama terkait kemanusiaan.
Selain itu, lanjut Haeqal, pihaknya juga bakal menggelar sejumlah kegiatan seperti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pecinta olahraga off-road ini.
“Sertifikasi-sertifikasi yang seperti ini yang mungkin bagi kami mesti ada standar khusus supaya tidak ada tumpang tindih dalam pengeluaran rekomendasi kedepannya,” jelas Haeqal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta Pengda IOF Aceh yang baru mampu mengemban amanah dengan dedikasi tinggi, mengedepankan kolaborasi, serta menjunjung nilai keselamatan, konservasi lingkungan, dan semangat persaudaraan dalam setiap aktivitasnya.
“IOF bukan hanya wadah bagi pecinta off-road, tetapi juga organisasi strategis yang bisa berkontribusi besar dalam promosi wisata alam, penguatan ekonomi lokal, hingga kegiatan kemanusiaan dan mitigasi bencana,” ujar Fadhlullah.
Dia menyampaikan rasa bahagia atas antusiasme komunitas off-road yang terus berkembang di Aceh, sekaligus mengajak IOF Aceh untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta komunitas lokal.
“Aceh memiliki kekayaan bentang alam dan hutan yang luar biasa. Ini menjadi potensi besar untuk kegiatan off-road yang edukatif, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas,” kata dia.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler