Hal itu menyusul serangan udara Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran, Minggu (22/6/2025) pagi.
Dalam serangkaian unggahan di X, Medvedev mengkritik serangan AS terhadap situs di Isfahan, Natanz, dan Fordow, dengan alasan bahwa serangan tersebut gagal mencapai tujuannya dan justru memperkuat tekad Iran.
“Apa yang dicapai Amerika dengan serangan malam hari mereka terhadap tiga situs nuklir di Iran?” tanya Medvedev.
Ia menyatakan bahwa infrastruktur penting dari siklus bahan bakar nuklir tampaknya tidak terpengaruh atau hanya mengalami kerusakan kecil .
Selain itu, Medvedev menyampaikan bahwa pengayaan bahan nuklir— prodiksi senjata nuklir di masa depan—akan terus berlanjut.
Medvedev juga memperingatkan, “Sejumlah negara siap secara langsung memasok Iran dengan hulu ledak nuklir mereka sendiri,” meskipun ia tidak menyebutkan negara mana yang dimaksud.
Ia menggambarkan serangan tersebut sebagai konsekuensi tak terduga yang secara Politik memperkuat rezim Iran.
“Rakyat berkumpul mendukung kepemimpinan spiritual negara, termasuk mereka yang sebelumnya acuh tak acuh atau bahkan menentangnya,” pungkas Medvedev.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…