Suzie menilai parade yang dihadiri Prabowo itu sebagai unjuk kekuatan anti Amerika Serikat dan sekutunya.”Parade tahunan yang akan ditonton bersama tokoh-tokoh BRICS dan SCO adalah tokoh-tokoh yang sedang menantangAmerika Serikat dan sekutu ya Jepang,” ujar Suzie.
Suzie juga mendapati informasi bahwa Xi Jinping sebenarnya berencana ke Jakarta saat perayaan Konferensi Asia Afrika (KAA). Tapi kedatangannya diurungkan karena perayaan KAA berlangsung hemat di tengah efisiensi pemerintahan Prabowo. “Karena efisiensi, Indonesia nggak bikin perayaan KAA, China butuh narasi itu untuk promosi Global South dia. Kan dia lagi getol tuh, apa-apa harus Global South,” ujar Suzie.
Ia mengharapkan, ada yang dibawa Prabowo dari mengikuti parade di Beijing. “Dengan target pertumbuhan delapan persen, cari proyek ke China adalah keniscayaan. China mau kasih, asal kawan. Di mata Beijing, kalau mau datang ke parade militer perayaan kemenangan terhadap fasisme Jepang, sudah bisa dianggap kawan baik,” ujar Suzie.
Presiden Prabowo Subianto melawat ke Beijing, China, untuk memenuhi undangan Presiden China Xi Jinping menghadiri parade militer angkatan bersenjata China di Beijing pada Rabu (3/9). Prabowo, didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, bertolak dari Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa malam.
Di apron Base Ops, keberangkatan Presiden Prabowo dilepas oleh sejumlah pejabat TNI, dan anggota Kabinet Merah Putih, salah satunya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI.
“Pada malam hari ini, Bapak Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju ke Beijing, China, untuk memenuhi undangan dari Presiden Xi, yang sesungguhnya undangan tersebut mengharapkan kehadiran Bapak Presiden Prabowo dari tanggal 31 (Agustus). Namun, karena adanya dinamika di dalam negeri, kemudian Bapak Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menunda keberangkatan,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan resminya di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa malam.
Pras, sapaan populer Prasetyo, mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan langsung kembali ke tanah air pada Rabu malam, setelah menghadiri parade militer China pada pagi harinya. Presiden Prabowo, melalui Prasetyo Hadi, sempat mengumumkan rencananya membatalkan lawatan ke China setelah adanya kericuhan di beberapa daerah di Jakarta, dan kota-kota lainnya pada pekan lalu.
Presiden Xi Jinping sedianya mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Shanghai Cooperation Organisation (SCO) pada 31 Agustus – 1 September 2025 di Tianjin, China, yang kemudian dilanjutkan dengan parade militer untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis di Beijing pada 3 September. Namun, Presiden Prabowo memutuskan tidak menghadiri KTT SCO itu, dan kehadiran Presiden pun diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.





























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…