Meskipun demikian, Farid menyebutkan ada beberapa komponen lainnya tetap menjadi tanggung jawab universitas dalam mendukung atlet dan official USK.
“Tentu saja segala dukungan dan semangat dari para Alumni USK dan masyarakat Aceh yang kebetulan bekerja dan berada di sekitar kedua kota ini juga sangat diharapkan demi terjalinnya hubungan yang selalu serasi antara almamater dan alumninya serta masyarakat Aceh di rantau,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, M.PA, dalam sambutannya menekankan pentingnya disiplin, sportivitas, dan semangat juang bagi seluruh atlet. Ia juga mengingatkan agar para atlet BAPOMI menjaga sikap selama berada di arena pertandingan karena mereka membawa nama baik Aceh.
“Atlet membawa nama baik Aceh, maka sikap dan soliditas tim harus dijaga, mulai dari atlet, pelatih hingga official,” ujar M Nasir dalam sambutannya saat pelepasan kontingen. Ia juga turut menyerahkan bendera Provinsi Aceh kepada Ketua Umum BAPOMI sebagai simbol pelepasan.
Untuk diketahui, Total 42 atlet USK yang berlaga di POMNAS XIX terdiri dari: atletik (1) orang, bulutangkis (3), catur (4), karate (5), panahan (3), pencak silat (6), petanque (10), renang (2), taekwondo (6), dan tarung derajat (2) orang.
Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (4) orang, Hukum (2), Keperawatan (1), Keguruan dan Ilmu Pendidikan (26), Kelautan dan Perikanan (2), MIPA (1), Pertanian (1), serta Teknik (4) orang.
Selama POMNAS, Kontingen BAPOMI Aceh di Kota Semarang menginap di Plaza Hotel Semarang, Jl. Setia Budi No.101-103, Srondol Kulon, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Sedangkan tim yang berlaga di Kota Surakarta menginap di Assalaam Syariah Hotel Solo yang Jalan Garuda Mas, Pabelan, Nilagraha, Gonilan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
POMNAS XIX resmi dibuka pada Jumat malam, 19 September 2025, oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang.
Dalam sambutannya, Brian menekankan bahwa POMNAS bukan sekadar ajang kompetisi.
“POMNAS bukan hanya sekadar ajang lomba namun lebih dari itu yaitu menjadi ruang untuk menumbuhkan sportivitas, daya juang, dan kebanggaan sebagai insan perguruan tinggi,” pungkas Brian Yuliarto.
Ajang POMNAS XIX ini mencatat partisipasi lebih dari 3.000 atlet mahasiswa dari perguruan tinggi di 36 provinsi. Kontingen Aceh yang sudah berada di Semarang juga ikut serta dalam pembukaan yang berlangsung meriah tersebut. []
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler