ISLAM
ISLAM

Tausyiah Subuh Ustadz Ilham Maulana: Al-Qur’an Sebagai Syifa’ dan Jalan Lurus Kehidupan

ACEH BESAR – Ustadz Dr. rer.nat. Ilham Maulana, S.Si., dalam tausyiah Subuh di Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Rabu (24/9/2025), menyampaikan bahwa Al-Qur’an diturunkan Allah bukan hanya sebagai kitab suci, tetapi juga sebagai syifa’ atau obat bagi orang-orang beriman.

“Allah berfirman dalam surah Al-Isra’ ayat 82, Wa nunazzilu minal qur’ani ma huwa syifaaun wa rahmatun lilmu’minin, yakni Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang beriman. Obat yang dimaksud bukan sekadar untuk penyakit fisik, tapi lebih dalam: ia adalah obat hati, obat bagi kebingungan, kegelisahan, dan penyakit kesesatan,” jelasnya.

Menurut Ilham Maulana, kata syifa’ di sini bukan hanya berarti obat bagi penyakit fisik, tapi juga penyembuhan bagi penyakit hati seperti keraguan, kebodohan, kesesatan, rasa takut, dan kegelisahan. “Jadi, Al-Qur’an adalah petunjuk hidup sekaligus penyembuh jiwa. Namun, semua itu harus kita minta kepada Allah,” tambahnya.

Ustadz Ilham kemudian mengaitkan hal ini dengan bacaan setiap Muslim dalam shalat, yakni doa pada surah Al-Fatihah ayat 6: Ihdinash shirathal mustaqim (Tunjukilah kami jalan yang lurus).

“Doa ini adalah inti dari pengobatan hati. Ketika seorang mukmin memohon agar ditunjukkan jalan yang lurus, maka sebenarnya ia sedang meminta agar Allah menyembuhkan hatinya dari keraguan, dari jalan yang menyimpang, dan dari penyakit rohani yang menjerumuskan. Jalan lurus itu menenteramkan jiwa, menyelamatkan hidup, dan diridhai Allah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap masalah yang dihadapi manusia sesungguhnya telah Allah sediakan solusinya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Ath-Thalaq ayat 2–3: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Ustadz Ilham menutup tausyiahnya dengan mengingatkan jamaah agar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, pedoman, sekaligus pegangan hidup. “Dengan itu, seorang mukmin akan merasakan ketenangan serta kekuatan iman, karena Al-Qur’an benar-benar menjadi syifa’ bagi hati dan kehidupan kita,” pungkasnya.

image_print

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website