BANDA ACEH – Membangun generasi sehat ternyata dimulai jauh sebelum bayi lahir. Pola hidup dan kesehatan ibu selama kehamilan menjadi pondasi utama dalam mencegah stunting sejak dini. Hal itu diungkapkan oleh dokter Subspesialis Fetomaternal RSIA Banda Aceh, dr. Cut Razianti ZB, SpOG, Subsp.K.Fm, dalam program Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, pada Selasa kemarin.
Menurut dr. Cut, kehamilan sehat bukan sekadar bebas komplikasi, tetapi juga soal gaya hidup dan kesadaran diri untuk rutin memeriksakan kesehatan melalui antenatal care (ANC). Pemeriksaan teratur, kata dia, memungkinkan tenaga medis mendeteksi lebih awal berbagai risiko yang bisa mengancam ibu dan janin.
“Kalau kehamilan sehat, tentu outcome bayinya juga sehat. Screening ibu dan bayi secara teratur itu sangat penting agar hasil kehamilan lebih baik dan risiko stunting bisa dicegah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa asupan gizi ibu selama kehamilan menjadi faktor kunci. Kekurangan nutrisi seperti zat besi, protein, dan asam folat dapat berdampak langsung pada pertumbuhan janin dan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
“Nutrisi ibu yang tidak baik akan berpengaruh pada bayi, bahkan bisa mengarah pada stunting,” tambahnya.
Selain gizi, dokter Cut juga menyoroti penyakit kronis yang kerap dijumpai di Aceh seperti hipertensi, diabetes, gangguan tiroid, dan penyakit ginjal. Penyakit-penyakit tersebut, jika tidak dikontrol sejak awal kehamilan, bisa memengaruhi perkembangan janin.
“Kondisi kronis ini berdampak pada bayi. Karena itu ANC yang teratur dan berkesinambungan sangat diperlukan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kebutuhan nutrisi setiap ibu hamil berbeda. Pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan kondisi kesehatan menjadi dasar menentukan pola makan yang tepat.
Kini, di tengah meningkatnya kesadaran gaya hidup sehat di kalangan perempuan muda Aceh, dr. Cut mengajak calon ibu untuk menjadikan kehamilan sebagai momentum memperbaiki gaya hidup — mulai dari mengatur pola makan bergizi, beristirahat cukup, hingga mengelola stres.
“Kehamilan sehat bukan hanya urusan medis, tapi bagian dari gaya hidup modern yang sadar kesehatan. Kalau sejak awal dijaga, generasi Aceh ke depan akan lebih sehat dan kuat,” tutupnya.































































































