OPINI
OPINI

Palestina Saudara Kita: Saatnya Peduli, Berdoa, dan Bergerak

maka dari itu kita, sebagai umat islam, jangan pernah bosan, untuk berdoa dan mendukung saudara saudara  kita yang ada di Palestina, dan juga masih banyak lagi alasan alasan mengapa kita harus membela  negara Palestina.

Mengutip dari ( detikfinance ) disana mengatakan, Ekonomi Palestina Hancur, akibat  Imbas Invasi Militer Israel, maksudnya, ekonomi Palestina habis babak belur akibat  imbas invasi militer Israel ke jalur Gaza.

Berdasarkan laporan PBB, di pertengahan tahun 2024 ekonomi Palestina tersisa kurang dari seperenam dari perekonomian tahun 2022, akibat nya aktivitas produksi terganggu atau hancur, sumber pendapatannya sehari hari pun telah hilang, dan lingkungan permukiman telah terhapuskan, dan komunitas serta kota-kota telah musnah ,” kata laporan badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), dilansir dari Al Jazeera, Senin (16/9/2024).

Koordinator program bantuan UNCTAD untuk Palestina, Mutasim Elagraa mengaku belum tahu pasti, berapa biaya  yang dibutuhkan atau yang di habiskan, untuk membangun kembali wilayah yang telah  hancur, namun, dia memperkirakan butuh dana hingga puluhan miliar atau bahkan lebih, untuk membangunnya Kembali seperti sedia kala.

Pada awal tahun 2024, mengutip dari ( UNCTAD) mengatakan hingga 96 persen aset pertanian di Gaza, termasuk pertanian, kebun buah-buahan, sistem irigasi, mesin dan fasilitas penyimpanannya telah hancur, akibat serangan zionis yahudi,  dan Kondisi ini, sangat memperburuk krisis pangan di wilayah Palestina yang sudah terkepung.

Sekitar 82% bisnis di Gaza rusak atau hancur, pada kuartal terakhir tahun 2023 saja, produk domestik bruto (PDB) Gaza anjlok 81%, yang menyebabkan kontraksi sebesar 22 persen sepanjang tahun, dan pada pertengahan tahun 2024, perekonomian Gaza telah menyusut hingga kurang dari seper enam tingkat perekonomian pada tahun 2022,” kata ( UNCTAD).

Sekitar 80% bisnis di Kota Tua Yerusalem telah berhenti beroperasi, dan sebagian atau seluruhnya, kondisi pasar tenaga kerja di seluruh wilayah Palestina juga memburuk sejak tanggal 7 Oktober.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa 96 persen bisnis di Tepi Barat mengalami penurunan aktivitas dan lebih dari 42% mengurangi jumlah tenaga kerjanya, secara keseluruhan, 306.000 pekerjaan telah hilang akibat perperangan tersebut, sehingga mendongkrak tingkat pengangguran di Tepi Barat dari hampir 13 persen sebelum invasi Israel ke Gaza menjadi 32 persen.

Sementara di Gaza, sekitar 201.000 posisi telah hilang pada bulan Januari, disebutkan bahwa pengangguran di wilayah yang terkepung mencapai 79 persen pada kuartal terakhir tahun 2023, naik dari 46 persen pada kuartal sebelumnya.

Data dan Pendapat Para Ahli

Berdasarkan data dari CNBC Indonesia, disana mengatakan zionis yahudi, telah menggempur Jalur Gaza yang berselang selama 34 hari berturut-turut, yang menyebabkan bencana kemanusiaan yang semakin membesar di wilayah kantong Palestina yang terkepung tersebut, akibat dari serangan zionis tersebut menyebabkan meninggalnya 10 ribu orang, dan Sebagian besar yang meninggalnya ialah anak anak.

image_print
1 2 3 4 5

Reaksi

Berita Lainnya