BANDA ACEH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 M/1447 H di MIN 5 Kota Banda Aceh berlangsung khidmat dan sarat makna pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi dalam Tali Persaudaraan dan Kedamaian Hati” itu dipenuhi lantunan shalawat dan kepedulian sosial terhadap siswa yatim piatu serta fakir miskin.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, panitia menghadirkan grup shalawat yang populer di Aceh dan dikenal luas di Indonesia, Zawiyyah Nurun Nabi Banda Aceh, di bawah pimpinan Ustaz H. Jamhuri.
Acara dimulai dengan penyerahan santunan kepada siswa-siswi yatim, piatu, fakir, dan miskin yang diserahkan langsung oleh Kepala MIN 5 Kota Banda Aceh, Zuriati, S.Ag., M.Pd, didampingi para koordinator. Beberapa hari sebelumnya, panitia telah membuka donasi kepada wali siswa dan masyarakat sekitar untuk berpartisipasi melalui sumbangan sukarela.
Kepala MIN 5 Banda Aceh, Zuriati, mengungkapkan rasa haru atas antusiasme masyarakat dalam berbagi.
“Saya benar-benar terharu dan takjub dengan kepedulian masyarakat di sekitar MIN 5 Kota Banda Aceh dalam hal berbagi dan menyantuni anak yatim. Alhamdulillah,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari hasil penggalangan dana, setiap penerima santunan mendapatkan tas sekolah berkualitas premium, uang tunai sebesar Rp700.000, dan nasi kotak.
Usai penyerahan santunan, lantunan shalawat menggema memenuhi aula madrasah. Penampilan spektakuler Zawiyyah Nurun Nabi berhasil memukau dewan guru dan para siswa. Suasana menjadi syahdu ketika iringan rapa’i khas Aceh berpadu dengan gemuruh shalawat yang menggetarkan hati.
Di akhir acara, Ustaz Jamhuri memimpin doa yang menekankan keutamaan menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Banyak siswa terlihat menitikkan air mata sambil berharap mendapat kesempatan bertemu Rasulullah SAW, meski hanya dalam mimpi.
Salah seorang guru senior MIN 5 Banda Aceh, Mistaruddin, menyampaikan harapannya agar nilai kebersamaan dan semangat religius terus tumbuh di lingkungan madrasah.
“Meski beberapa bulan lalu kami diterpa isu yang tidak sedap, namun kegigihan kepala madrasah, koordinator, dewan guru, komite, dan masyarakat di sekitar MIN 5 Kota Banda Aceh membuktikan bahwa kerja sama yang erat dan transparan dapat melahirkan kegiatan yang sukses. Momen maulid tahun ini akan kita kenang sebagai kemenangan pendidikan islami,” ujarnya. []
































































































PALING DIKOMENTARI
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Buni Yani: Gugatan Ijazah SMA…
KOMENTAR
Semoga tidak ada kaitannya dengan Bobby Nasution
Innalillahi wainna ilaihi raji'un.. semoga kehadiran negara dalam bencana bisa…
In sya Allah, tetap rakyat yang akan menanggung nya. Hahahaha...
Kita do'akan semoga kejaksaan bisa menangkap Buronan satu ini.
Hahaha. tingkat khayalan NASA merusak akal sehat umat manusia. NASA…