Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
EDUKASI
EDUKASI

Lokakarya dan Rakernas Kemenag 2025, Rektor UIN Ar-Raniry: Kampus Harus Cetak Generasi Masa Depan

BANDA ACEH – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Mujiburrahman menghadiri Lokakarya dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2025 yang digelar di Atria Hotel, Serpong, Tangerang, Banten, pada 14–17 Desember 2025.

Kegiatan yang diawali dengan lokakarya bertema Mempersiapkan Umat Masa Depan itu dilanjutkan dengan Rakernas Kemenag 2025. Dua agenda tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan kehidupan keagamaan nasional di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika global yang kian cepat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam keynote speech menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama sebagai jembatan dan mediator antara negara dan masyarakat sipil. Menurut dia, negara perlu hadir secara proporsional agar relasi agama dan negara tetap seimbang.

“Kementerian Agama harus berada di posisi tengah. Tidak terlalu cepat turun tangan, tetapi juga tidak abai ketika negara memang harus hadir,” ujar Nasaruddin, Senin, 15 Desember 2025.

Berita Lainnya:
Sabet 3 Penghargaan di Malaysia, Mahasiswa USK Harumkan Nama Indonesia di ISS 2026

Ia mengingatkan bahwa dominasi negara yang berlebihan dapat menggerus otonomi keagamaan, sementara pengaruh agama yang terlalu kuat terhadap negara berisiko mendorong Indonesia ke arah negara agama. Karena itu, Kemenag dinilai harus berperan sebagai penyeimbang yang adil.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, lokakarya tersebut merupakan bagian dari penyusunan Outlook Kehidupan Beragama Kementerian Agama 2026. Dokumen ini akan menjadi rujukan strategis dalam perumusan kebijakan kehidupan keagamaan ke depan.

Menurut Kamaruddin, kehidupan keagamaan saat ini menghadapi beragam tantangan, mulai dari digitalisasi, perubahan orientasi spiritual generasi muda, polarisasi identitas, hoaks keagamaan, isu minoritas, konflik rumah ibadah, hingga dampak krisis iklim.

“Outlook ini diharapkan mampu memetakan tren, isu, dan risiko kehidupan keagamaan, sekaligus menjadi dasar kebijakan Kementerian Agama,” ujarnya.

Berita Lainnya:
Pascabencana, Mahasiswa USK Bangun Smart Village Berbasis Energi Terbarukan di Pidie Jaya

Mujiburrahman mengatakan, lokakarya tersebut juga menghadirkan refleksi akademik mengenai dinamika agama dalam lintasan sejarah. Ia menilai, sejak awal kemunculannya, agama selalu hadir untuk menjawab kebutuhan sosial manusia di setiap zamannya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan bukan hanya memprediksi bentuk kehidupan keagamaan masa depan, melainkan memastikan agama tetap relevan dalam menjawab persoalan kemanusiaan generasi mendatang.

Memasuki hari kedua, agenda dilanjutkan dengan Rakernas Kemenag 2025 yang menjadi ruang penajaman program strategis. Sejumlah isu strategis kehidupan keagamaan 2026 dipaparkan, antara lain digitalisasi dan kecerdasan artifisial dalam layanan keagamaan, perubahan orientasi keberagamaan Generasi Z, tantangan moderasi beragama, maraknya hoaks berbasis agama, serta perlindungan kelompok minoritas dan penghayat kepercayaan.

1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya