UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Agar tak Jadi Tersangka, Para Teman Wanita Ridwan Kamil Diimbau Segera Kembalikan Uang ke KPK

BANDA ACEH – Pakar hukum pidana dari Universitas Bung Karno (UBK) Hudi Yusuf, meminta para perempuan yang diduga menerima aliran dana korupsi pengadaan iklan BUMD Jawa Barat (Jabar) untuk mengembalikan uang tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah itu dinilai dapat menghentikan potensi jerat hukum terhadap mereka.

Imbauan ditujukan kepada teman perempuan eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil, termasuk selebgram Lisa Mariana hingga penyanyi Aura Kasih yang namanya mencuat dalam pusaran perkara tersebut.

“Aliran dana ke para wanita seyogyanya dikembalikan aja oleh yang bersangkutan ke KPK,” kata Hudi ketika dihubungi Inilah.com, Kamis (1/1/2026).

Hudi menilai, sikap kooperatif dengan mengembalikan dana bisa menjadi dasar bagi KPK untuk tidak menetapkan mereka sebagai tersangka. Menurutnya, posisi para perempuan itu cukup ditempatkan sebagai saksi.

Dia mengatakan, relasi yang terjadi justru menempatkan perempuan sebagai pihak yang dirugikan, bukan pelaku utama.

Berita Lainnya:
Mahfud: Peraturan Kapolri Tempatkan Polisi di 17 Kementerian/Lembaga Bertentangan dengan Putusan MK

“Laki-laki (pejabat) jika telah memiliki uang banyak dapat ditebak akan lari ke mana lagi selain ke wanita. Tetapi wanita ini hanya dijadikan obyek semata sehingga wanita itu hanya jadi korban hasrat para laki-laki, sehingga menurut saya para wanita itu sebagai korban dan tidak patut untuk diproses hukum,” jelas Hudi.

Di sisi lain, KPK membuka peluang memanggil sejumlah perempuan yang disebut dekat dengan Ridwan Kamil dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan BUMD Jabar periode 2021–2023. Termasuk di antaranya penyanyi Aura Kasih.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemanggilan pihak-pihak terkait dilakukan berbasis informasi dan bukti awal yang dimiliki penyidik.

“Pemanggilan seseorang dalam proses penyidikan perkara khususnya terkait dengan perkara ini tentu berbasis pada informasi ataupun bukti awal,” kata Budi kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2025).

Berita Lainnya:
DPP Golkar Naik Pitam Bahlil Disuruh Tobat Nasuha

Budi mengakui penyidik telah mengantongi sejumlah nama perempuan yang diduga menerima aliran dana dari perkara tersebut, selain Lisa Mariana yang lebih dulu diperiksa. Dalam pemeriksaan itu, Lisa mengakui menerima aliran dana dari Ridwan Kamil untuk anaknya berinisial CA.

Namun, KPK belum membuka identitas pihak lain karena masih dalam tahap pendalaman.

“Mungkin ada. Ini masih terus didalami alirannya ke mana saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil telah diperiksa KPK sebagai saksi pada Selasa, 2 Desember 2025. Ia membantah terlibat atau menerima aliran dana korupsi BUMD Jabar, termasuk tudingan aliran dana ke sejumlah perempuan maupun pembelian mobil antik Mercedes-Benz 280 SL milik Ilham Akbar Habibie.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website