Beliau meraih gelar sarjana Hukum Islam dan Politik dari Universitas Islam Negeri Walisongo (2005) dan gelar master di bidang Asian Governance dari Flinders University, Australia.
Sementara gelar PhD bidang Ilmu Politik diraih dari University of Queensland, Australia dengan disertasi berjudul “Menangani Korupsi di Indonesia Demokrasi Pasca Soeharto: Mengkaji Kapasitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)”.
Dia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Paramadina Public Policy Institute (PPPI).
Dia mengajar mata kuliah Anti Korupsi, Demokratisasi di Asia Tenggara, Australia dan Pasifik, serta Diplomasi dan Politik Internasional, di Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD), Jakarta.
Umam adalah editor “Jurnal Integritas” terbitan KPK.
Dia melakukan dua penelitian besar mengenai Anti Korupsi dan Reformasi Kebijakan di Tiga Sektor Strategis (Infrastruktur, Perizinan dan Kepabeanan) di Indonesia; dan juga tentang “Sektor Swasta & Anti Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam di Indonesia”.
Gabung Partai Demokrat
Ahmad Khoirul Umam bergabung sebagai kader Partai Demokrat dan langsung menduduki jabatan struktural di DPP Partai pada 2025.
Hal itu diumumkan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan langsung posisi Umam di DPP Partai pada Minggu (23/3/2025).
“Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis, Doktor Ahmad Khoirul Umam,” ujar AHY di Kantor DPP Demokrat, Minggu (23/3/2025).
Pernyataan AHY pun langsung disambut tepuk tangan para kader Demokrat yang hadir.
Melihat respons tersebut, AHY pun berseloroh bahwa Umam sosok yang tak familiar karena kerap memberikan pandangannya mengenai perpolitikan tanah air.
“Agak familiar ya mukanya,” ucap AHY saat menyambut Umam naik ke atas panggung untuk foto bersama pengurus Badan Riset dan Inovasi Strategis DPP Demokrat lainnya.
Diberitakan sebelumnya, AHY mengumumkan struktur kepengurusan DPP Demokrat 2025–2030 setelah kongres ke-VI yang digelar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Senin (24/2/2025) malam.
Dalam kongres tersebut, AHY kembali terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat untuk periode 2025–2030.
Lewat kongres tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga kembali ditetapkan sebagai Ketua Majelis Tinggi Demokrat.
Dalam kepengurusan Demokrat saat ini, sosok Herman Khaeron ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). Herman menggantikan Teuku Riefky Harsya yang diangkat sebagai Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat






















































































































