BANDA ACEH – Kapal wisata KM Putri Sakinah yang membawa 11 orang di atas kapal (person on board/POB), Jumat (26/12/2025) tenggelam di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di hari kesembilan pencarian, Minggu (4/1/2026) tim kembali menemukan jenazah korban tenggelamnya KM Putri Sakinah.
Jenazah korban ditemukan oleh KPC XX-II 2027 Dirpolairud Polda NTT, sekitar pukul 08.46 Wita di Selat Padar.
Jenazah mengenakan celana berwarna oranye itu teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF.
“Iya (jenazah Fernando Martin Carreras ditemukan). Ini dari identifikasi awal dengan ciri-ciri yang ada,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (4/1/2025).
Jenazah ditemukan tim pada pukul 08.47 Wita di Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo.
Henry mengatakan dari pendamping keluarga juga sudah memastikan jika jenazah tersebut merupakan jasad Fernando.
Saat ini, jenazah tersebut sedang dalam pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut di RSUD Komodo.
Labuan Bajo adalah sebuah kota kecil di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, yang menjadi ibu kota Kabupaten Manggarai Barat sekaligus pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo.
Sebanyak 7 orang berhasil selamat, termasuk dua WNA asal Spanyol (Andrea istri Fernando dan satu anak perempuan lainnya), empat kru kapal, serta satu orang pemandu wisata.
4 Orang Warga Spanyol Tenggelam
Mereka adalah: Martin Carreras Fernando, pelatih Tim B Wanita klub sepak bola Los Che (Valencia CF) beserta tiga anaknya:
Martin Garcia Mateo (Laki–laki)
Martines Ortuno Maria Lia (Perempuan)
Martines Ortuno Enriquejavier (Laki–laki)
Kapal itu awalnya bertolak dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar untuk melanjutkan perjalanan wisata sekitar pukul 20.00 Wita.
Namun kapal dilaporkan mengalami mati mesin di tengah perjalanan sebelum akhirnya tenggelam di perairan Pulau Padar.
Apa saja yang sudah ditemukan hingga hari ke sembilan sejak KM Putri Sakinah tenggelam?
Proses pencarian korban telah dilakukan Tim SAR sejak peristiwa kecelakaan laut terjadi.
Hingga hari kesembilan pencarian, sudah 2 korban ditemukan, salah satunya adalah Martin Fernando dan seorang anaknya.
Sementara 2 anaknya yang lain masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan tim SAR telah melakukan penyisiran intensif sejak pagi hingga sore hari menggunakan sejumlah armada laut.
“Tim SAR Gabungan yang menggunakan Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, hingga Kapal KPC Ditpolair Polda NTT melakukan penyisiran di Perairan Utara Pulau Padar sejak pagi hingga pukul 18.00 Wita,” kata Fathur dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025).
Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah perempuan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Senin (29/12/2025) pukul 06.05 Wita.
Korban adalah salah satu anak dari Martin Carreras Fernando.
Informasi awal penemuan jenazah ini diterima dari warga setempat.
“Kami menerima informasi dari warga Pulau Serai Labuan Bajo, Bapak Nasaruddin, yang melihat satu jenazah mengambang di pinggir perairan utara Pulau Serai,” kata Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, melalui keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).
Jenazah tersebut ditemukan di pinggir perairan utara Pulau Serai pada koordinat 8° 37’ 30.78” LS – 119° 36’ 52.398” BT, dengan jarak sekitar 0,52 nautical mile dari lokasi kejadian





























































































