BANDA ACEH – Yayasan Kesejahteraan Masyarakat (Yakesma) Aceh menyatakan siap membantu proses pemulihan bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Yakesma, Alfiatunnur, dalam audiensi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di ruang kerjanya pada Rabu (7/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Alfiatunnur turut didampingi oleh ahli geologi senior, Ir. H. Sujatmiko, serta disaksikan oleh Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Murthalamuddin, dan Kepala Biro Adpim, Akkar Arafat.
Alfiatunnur menjelaskan, misi kemanusiaan kali ini tidak hanya menyasar penyaluran bantuan masa panik berupa sandang dan pangan. Yakesma akan mengambil peran strategis dalam penyediaan infrastruktur vital bagi para pengungsi.
“Fokus utama kita adalah membangun sumur air bersih yang pengerjaannya akan bekerja sama dengan Polda Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak cukup parah,” ujar Alfiatunnur.
Selain infrastruktur fisik, Yakesma juga membawa misi pendidikan dan psikososial. Mengingat latar belakang lembaga ini sebagai yayasan nirlaba yang berfokus pada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu, mereka akan memberikan layanan trauma healing serta menyelenggarakan pendidikan darurat bagi anak-anak di lokasi bencana.
Alfiatunnur menjelaskan, Yakesma yang dibangun sejak tahun 2005 lalu juga turut terlibat dalam membantu korban gempa dan tsunami Aceh, terutama dalam memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
Sementara itu, Sekda Aceh, M. Nasir, mengapresiasi sikap proaktif dan kepedulian yayasan dalam meringankan beban masyarakat. Menurut M. Nasir, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan seperti Yakesma sangat krusial, mengingat karakteristik bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor membutuhkan penanganan yang komprehensif.
“Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi peran aktif Yakesma. Kolaborasi antara lembaga sosial, tenaga ahli, dan pemerintah seperti inilah yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana,” pungkas Sekda Aceh, M. Nasir.[]
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler