NASIONAL
NASIONAL

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

BANDA ACEH -Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi alias Bonjowi meminta majelis Komisi Informasi Publik (KIP) untuk menghadirkan Menko Pratikno dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang sengketa ijazah. 

Bonjowi menilai kehadiran kedua tokoh tersebut diperlukan guna mengonfirmasi secara langsung keabsahan ijazah yang dipersoalkan. 

“Pada persidangan nanti kami akan meminta kepada majelis untuk dipanggil itu Pratikno ini penting,” kata anggota Bonjowi usai sidang KIP, dikutip dari Youtube Official Inews, Rabu 14 Januari 2026.

“Kedua adalah Jokowi, kenapa ini penting karena ada banyak hal yang tidak dilakukan oleh KPU untuk membuktikan ijazah itu benar asli atau benar palsu, maka harus dikonfirmasi ke Jokowi,” sambungnya.

Sidang lanjutan sengketa informasi publik terkait salinan ijazah mantan Presiden Joko Widodo, kembali digelar di Gedung Komisi Informasi Pusat, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Januari 2026. Sidang atas tuntutan kelompok Bonjowi terhadap UGM, dengan agenda pemeriksaan hasil uji konsekuensi ulang.

Sengketa informasi ini diajukan oleh Leony Lidya, Lukas Luwarso, dan Herman yang tergabung dalam kelompok Bonjowi. Mereka meminta salinan ijazah beserta dokumen akademik pendukung proses perkuliahan Jokowi di UGM.

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website