NASIONAL
NASIONAL

Kapolres Bima Bersama Istri Ditangkap, Publik Geger Dugaan Lindungi Gembong Narkoba

BANDA ACEH – Citra institusi kepolisian kembali tercoreng. Kapolres Bima bersama istrinya ditangkap Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah diduga terlibat dalam praktik perlindungan terhadap jaringan narkoba kelas kakap.Penangkapan ini mengejutkan publik, mengingat posisi Kapolres seharusnya berada di garis depan pemberantasan narkoba, bukan justru menjadi bagian dari jaringan yang merusak masa depan masyarakat. Dugaan keterlibatan sebagai backing gembong narkoba menempatkan kasus ini sebagai pelanggaran serius, baik secara hukum maupun moral.

Berita Lainnya:
Bantah Ada Parpol Dompleng Popularitas Roy Suryo Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Murni Sains

Langkah cepat Polda NTB menangkap Kapolres Bima dan istrinya dinilai sebagai upaya penyelamatan institusi dari kerusakan lebih dalam. Penindakan ini juga menjadi sinyal bahwa tidak ada jabatan yang kebal hukum, termasuk perwira tinggi di kepolisian.

Situasi di internal Polres Bima Kota kian memanas. Setelah Kasat Narkoba ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika, publik kini menyoroti Kapolres Bima Kota yang diduga meninggalkan wilayah hukumnya tanpa kejelasan.

Berita Lainnya:
Yaqut Seret Jokowi dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji, Tegaskan Tak Diajak ke Saudi saat Terima Kuota Tambahan

Polda NTB menegaskan komitmen untuk menindak tegas semua anggota yang terbukti terlibat narkoba, sesuai instruksi Kapolri mengenai program “bersih-bersih” internal kepolisian. Publik menanti proses hukum yang transparan dan tegas sebagai ujian integritas institusi. (*)

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya