EDUKASI
EDUKASI

Target Masuk 500 Besar Asia 2029, UIN Ar-Raniry Perkuat Kemandirian Bisnis BLU

“Aset yang kita miliki tidak boleh pasif. Harus dikelola produktif, akuntabel, dan terintegrasi dengan visi akademik,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kemandirian tidak hanya menyasar aspek finansial, tetapi juga tata kelola, sistem digital, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendekatan business continuity management.

Di sisi lain, agenda akselerasi rekognisi global dikawal melalui penguatan regulasi internasionalisasi, peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan kelas internasional, serta penguatan posisi dalam pemeringkatan global seperti QS dan Times Higher Education (THE).

Adapun fokus pengembangan internasionalisasi universitas meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan reputasi dan pemeringkatan global, perluasan mobilitas serta kerja sama internasional, serta perolehan akreditasi dan sertifikasi berstandar internasional.

Berita Lainnya:
USK dan LPDP Gelar Seminar Beasiswa 2026

Ketua Tim Pengembangan Internasionalisasi, Saiful Akmal, menegaskan internasionalisasi harus diwujudkan dalam kolaborasi konkret.

“MoU harus ditindaklanjuti dengan kolaborasi riset, publikasi bersama, pertukaran mahasiswa, dan penguatan reputasi akademik,” ujarnya.

Saat ini, UIN Ar-Raniry telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Yordania, Turki, Jerman, Arab Saudi, Taiwan, Uni Emirat Arab hingga Amerika Serikat.

Ia mencontohkan, dalam tiga tahun terakhir UIN Ar-Raniry aktif mengembangkan berbagai program bersama Mohamed Bin Zayed University for Humanities (MBZUH) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Berita Lainnya:
Memudahkan Mahasiswa, Bayar UKT UNMUHA Kini Lebih Praktis Lewat Action Mobile Bank Aceh

Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan program Ramadan yang mengintegrasikan tradisi lokal seperti meugang dan iftar Ramadan, pemberian baju lebaran untuk mahasiswa miskin serta pemotongan dan pembagian qurban.

Selain itu revitalisasi lembaga bahasa UIN Ar-Raniry dan program pengajaran bahasa Arab bersama penutur asli dari UEA, serta pengiriman dan fasilitasi dosen tamu dalam kajian keislaman di Banda Aceh. Seperti menjadi Imam shalat terawih dan ceramah ramadhan langsung dari tim UEA.

Raker 2026 ditutup dengan penandatanganan komitmen implementasi RIP, Renstra 2025–2029, serta roadmap kemandirian bisnis sebagai pijakan transformasi menuju World Class Islamic University 2029. []

1 2
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya