NASIONAL
NASIONAL

Viral Penumpang Diduga Mesum di Taksi Online Jaksel, Polisi Cari Pelaku

BANDA ACEH –  Jagat media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang pengemudi taksi online yang mendapati penumpangnya melakukan perbuatan mesum di dalam mobil.Kejadian tersebut diduga terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan unggahan akun Instagram @azmirahmatzz yang viral, pengemudi tersebut meluapkan kekesalannya terhadap perilaku sepasang muda-mudi yang ia sebut sebagai generasi Z.

Dalam unggahannya, sopir taksi online tersebut merasa apes karena kendaraannya dijadikan tempat berbuat asusila.

“Ada gen Z mesen Gocar masuknya ke aplikasi driver gua. Kalau driver perkosa penumpang pasti langsung rame berita. Tapi kalau penumpang mesum di mobil kita gimana ini jek/paman?” tulis pengemudi tersebut dalam takarir unggahannya.

Berita Lainnya:
Kasus Eggi-Damai Rampung Jadi Modal Loloskan Kepentingan Keluarga Jokowi di 2029

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Kebayoran Lama memastikan akan turun tangan menyelidiki identitas para pelaku.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Kukuh Islami, menyatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah mencari identitas pengemudi taksi online tersebut guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.

“Kan kami belum tahu siapa orangnya, kami nanti lakukan penyelidikan terlebih dahulu, terutama kami nanti akan cari tahu siapa yang sopir di dalam mobil ini,” ujar Kukuh saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).

Menurut Kukuh, sopir tersebut adalah saksi kunci yang mengetahui secara pasti sosok penumpang yang ia tegur karena berbuat mesum.

“Dia yang mengetahui informasi siapa yang penumpang, yang berbuat mesum yang dia tegur itu. Jadi sementara kami akan mencari tahu dulu siapa sopir yang nyetir mobil ini dulu, baru nanti kami akan mencari tahu siapa yang melakukan perbuatan mesum tersebut,” lanjutnya.

Berita Lainnya:
Reshuffle Menguat Usai Thomas Djiwandono ke BI, Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu, Sugiono Jadi Menko?

Kukuh mengakui adanya kendala awal karena kondisi di dalam video atau foto yang beredar cenderung gelap, sehingga wajah pelaku sulit diidentifikasi secara langsung.

Oleh karena itu, ia telah menginstruksikan Kanit Reskrim untuk mendalami kasus ini.

“Karena gelap, kami tidak tahu siapa orangnya. Saya minta Kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil tersebut untuk mencari tahu identitas anak muda-mudi ini,” tegas Kukuh.

image_print

Tidak ada artikel yang ditemukan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya