NASIONAL
NASIONAL

Alasan Jokowi Bantah Jadi Wantimpres Presiden Prabowo dan Pilih Bertahan di Solo: Bukan Pejabat

BANDA ACEH – Isu masuknya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke jajaran Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres) akhirnya dijawab langsung oleh yang bersangkutan.

Di tengah rumor reshuffle kabinet dan spekulasi penguatan poros Politik nasional, Jokowi menegaskan dirinya tak berniat kembali masuk dalam struktur kekuasaan.

Kabar bergabungnya Jokowi ke Wantimpres mencuat pada awal Februari 2026. Namun, Jokowi langsung membantah isu tersebut.

“Enggak lah, saya di Solo aja, di Solo aja,” kata Jokowi seusai menonton pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (13/2/2026) sore, dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.

Ia menegaskan, saat ini dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai pejabat pemerintah.

“Saya ini sekarang bukan pejabat pemerintah lagi ya, sudah tinggal di Solo sudah,” jelasnya.

Berita Lainnya:
Polisi Bersimbah Darah Jadi Korban Begal di Bekasi, Warga Tak Berani Menolong

Pernyataan itu disampaikan Jokowi secara santai, namun tegas, menandakan keputusannya untuk tidak kembali masuk ke lingkar pemerintahan.

Alasan Jokowi Tak Mau Jadi Wantimpres

Dari pernyataannya, ada dua alasan utama mengapa Jokowi memilih tidak bergabung dengan Wantimpres.

Pertama, ia merasa statusnya saat ini adalah warga biasa, bukan lagi pejabat publik.

“Saya ini sekarang bukan pejabat pemerintah lagi ya, sudah tinggal di Solo sudah,” jelasnya.

Kedua, ia ingin fokus menjalani kehidupan di Solo, kota tempat tinggalnya pasca-purnatugas sebagai Presiden RI.

Ketika ditanya apakah sudah ada pembicaraan dengan Presiden Prabowo Subianto terkait isu tersebut, Jokowi kembali menegaskan hal yang sama.

“Sudah saya sampaikan, saya di Solo aja,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus mematahkan spekulasi bahwa ada komunikasi intens soal penempatan dirinya di lembaga penasihat presiden.

Berita Lainnya:
Pengakuan Teman KKN Jokowi: Tidak Pernah Melihat 'Bang Jack' Berkacamata

Mengapa Nama Jokowi Sempat Dikaitkan dengan Wantimpres?

Isu ini menguat di tengah kabar reshuffle kabinet jilid 5 yang disebut-sebut akan dilakukan pada Jumat (6/2/2026).

Nama Jokowi muncul sebagai kandidat kuat anggota Wantimpres.

Secara kelembagaan, Wantimpres adalah institusi negara yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, baik atas permintaan Presiden maupun atas inisiatif sendiri. Lembaga ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai wacana tersebut lebih tepat dibaca sebagai afirmasi hubungan politik yang sudah terjalin kuat.

“Posisi Wantimpres sebatas afirmasi formal yang selama ini telah terwujud informal lewat intensitas interaksi yang intensif,” kata Agung saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026), dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

image_print
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data...
Update Terbaru
A

Redaksi

14 Feb 2026

Sandaran yang Patah
A

Azharsyah Ibrahim

14 Feb 2026

Dinamika Praktik Gala Tanoh di Aceh
A

Redaksi

13 Feb 2026

Bongkar Buku – MADILOG
A

Redaksi

13 Feb 2026

Takdir dan Keikhlasan
A

Tabrani Yunis

12 Feb 2026

Gamang
A

Redaksi

12 Feb 2026

The End of Ideology
A

Siti Hajar

11 Feb 2026

Konstitusi dan Air Mata Anak Negeri
A

Novita Sari Yahya

11 Feb 2026

Kecerdasan Tanpa Nurani
A

Redaksi

11 Feb 2026

MBG vs Guru Honorer
A

Redaksi

10 Feb 2026

Mengubah Nasib Ke Luar Negeri
A

Dayan Abdurrahman

10 Feb 2026

Tatanan Global Dan Luka Peradaban
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya