NASIONAL
NASIONAL

Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob Polda Maluku, Sempat Dituduh Balapan Liar

BANDA ACEH – Seorang siswa kelas IX Madrasah Aliyah Negeri kota Tual, Maluku meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob Batalyon C Pelopor Polda Maluku pada Kamis 19 Februari 2026.Diketahui, ada dua orang siswa Madrasah yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum Brimob tersebut.

Kedua korban penganiayaan ini merupakan kakak beradik, yaitu Arianto Tawakal (14) sempat mendapat perawatan di RSUD Karel Sadsuitubun sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT akibat luka serius yang diduga dialaminya usai penganiayaan.

Sementara itu, kakaknya, Nasri Karim (15), mengalami patah tulang tangan kanan dan masih dalam perawatan medis.

Nasri Karim yang sudah sadar menerangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan sekitar RSUD Maren, Kota Tual.

Berita Lainnya:
Unggah Video Obama seperti Monyet, Donald Trump Ogah Minta Maaf, Ini Alasannya

“Iya benar, pada saat itu oknum Brimob melompat dan memukul almarhum menggunakan helm,”kata Nasri dikutip dari laman rri.co.id.

Nasri juga menuturkan, sang adik mengalami pendarahan dari mulut dan hidung akibat benturan di belakang kepala.

Saat kejadian, Nasri juga mendengar rekan oknum Brimob tersebut sempat memaksa agar kejadian itu diakui sebagai aksi balapan liar. Ia pun membantah tudingan tersebut.

“Bukan balapan, saat itu jalan menurun sehingga motor otomatis melaju kencang,” tegasnya.

Video detik-detik korban dievakuasi oleh oknum Brimob juga tersebar di media sosial.

Namun sayang Nasri menyesalkan perlakuan oknum Brimob tersebut terhadap korban saat hendak dibawa ke rumah sakit.

Berita Lainnya:
Noel Ungkap Parpol Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3: Ada K dan 3 Huruf!

“Mereka menarik almarhum layaknya binatang, tidak digendong, tapi ditarik dari belakang ke dalam mobil dengan posisi menyamping,” katanya penuh kesal.

Pihak keluarga menilai peristiwa pemukulan itu merupakan tindakan penganiayaan murni. Setelah sempat dirawat intensif, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Sementara itu, terkait dugaan penganiayaan tersebut, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Rudy Muskitta, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyatakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh Polres Tual.

“Iya, sementara dalam penanganan Polres Tual,” ujar Kompol Rudy kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peristiwa penganiyaan tersebut dan proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap kronologi lengkap.

image_print
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu
A

Novita Sari Yahya

17 Feb 2026

Percakapan Sunyi di Ambang Kekuasaan
A

Redaksi

17 Feb 2026

Meugang yang Basah
A

Redaksi

17 Feb 2026

Buku ( Tak) Terlarang
A

Dr Mohd Abbas Abdul Razak

17 Feb 2026

Awakening the Soul in Ramadhan
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya