Tidak hanya berdua, pertemuan yang digelar di rumah pribadi Gubernur Jateng turut dihadiri Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dan Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.
Ahmad Luthfi membeberkan, rapat MBG diadakan di Gedung Gradika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng, pada Selasa (3/3/2026).
“Memang malam (Senin, 2 Maret) ada Bupati Pekalongan (Fadia Arafiq) ke rumah karena kan besok (Selasa, 3 Maret) pagi ada rapat MBG,” tungkasnya.
KPK Tangkap Fadia Arafiq saat Isi Mobil Listrik
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu membeberkan kronologi penangkapan Fadia Arafiq.
Penyidik KPK sudah mulai melakukan pelacakan keberadaan Bupati Pekalongan itu sejak Selasa (3/3/2026) malam.
Hampir saja lembaga anti rasuah itu kehilangan Fadia Arafiq.
Asep menyebut ada faktor keberuntungan dalam OTT kali ini.
Berbekal identitas mobil yang dipakai target, akhirnya Fadia Arafiq bisa ditangkap.
“Hampir kehilangan yang bersangkutan. Ketika sampai ke Semarang, itu semacam keberuntungan lah.”
“Dicari ternyata mobil listrik ada lagi di-charge, lagi diisi. Nah di situ (SPKLU) ketemunya,” kata Asep, dikutip dari Kompas.com.
Secara tidak langsung, pernyataan KPK ini memperkuat klaim Ahmad Luthfi.
Bahwa Fadia Arafiq terjaring OTT tidak sedang bersama Gubernur Jateng.






























































































