Oposisi di India, termasuk juru bicara Kongres Jairam Ramesh, juga mengecam keras. Ia menyebut kejadian ini sebagai “pengkhianatan terhadap nilai dan kepentingan nasional India”. Beberapa analis menilai posisi India kini sangat dilematis: di satu sisi menjalin hubungan erat dengan AS dan Israel di tengah konflik Timur Tengah yang memanas, di sisi lain kehilangan kepercayaan dari Iran—mitra penting dalam perdagangan minyak dan proyek Chabahar.
Pemerintah India hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan pengkhianatan tersebut. Kementerian Luar Negeri India hanya menyatakan “menyesali hilangnya nyawa” dan mendukung upaya pencarian serta penyelamatan oleh Sri Lanka.
Insiden ini semakin memperluas zona konflik AS-Israel melawan Iran ke Samudra Hindia, jauh dari Timur Tengah. Sri Lanka sendiri menuntut penjelasan penuh dan menegaskan bahwa perairan internasional di dekatnya tidak boleh menjadi arena perang.
Peristiwa penenggelaman IRIS Dena diprediksi akan semakin memperkeruh hubungan India-Iran dan memicu perdebatan panjang tentang netralitas serta komitmen India di kawasan Indo-Pasifik yang semakin tegang.






























































































