ADVERTISMENT
DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Iran Umumkan Pejabat Keamanan Tertinggi, Ali Larijani Gugur dalam Serangan AS-Israel

BANDA ACEH – Iran mengumumkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Larijani telah gugur dalam agresi Amerika Serikat-Israel.“Ali Larijani gugur bersama putranya, Mortaza, wakil Sekretariat untuk keamanan, Alireza Bayat, dan sejumlah pengawal mereka,” sebut pernyataan Sekretariat SNSC Selasa malam waktu setempat, seperti dikutip Press TV, Rabu 18 Maret 2026.

Pernyataan tersebut menggambarkan gugurnya sebagai “impian lama” Dr. Larijani, yang tercapai setelah perjuangan seumur hidup yang bertujuan untuk kemajuan negara dan Revolusi Islamnya.

Media Israel Klaim Kepala Keamanan Iran Ali Larijani Meninggal dalam Serangan

Berita Lainnya:
Putra Shah Iran Serukan 'Perang Salib' Lawan Teheran, Minta Eropa Ikut

Pernyataan itu mencatat upaya berkelanjutan pejabat yang gugur tersebut “hingga saat-saat terakhir hidupnya yang diberkati” untuk mewujudkan kepentingan tertinggi bangsa dan nasihatnya yang konsisten kepada rakyat dan pemerintah mereka untuk mempertahankan persatuan mereka dalam menghadapi musuh-musuh negara.

Sekretariat menambahkan bahwa kemartiran tersebut akan semakin memperkuat tekad bangsa dan para pejabatnya untuk terus meningkatkan posisi Republik Islam.

Larijani juga pernah menjadi anggota Dewan Kebijakan Iran dan penasihat senior bagi Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Majlis (Parlemen Iran) selama 12 tahun sebelum digantikan oleh ketua parlemen saat ini, Mohammad-Baqer Qalibaf.

Berita Lainnya:
Klaim Netanyahu Tewaskan Ali Larijani Viral, Netizen: Old Clip generated with AI

Sepanjang karier politiknya yang panjang, ia juga berpartisipasi dalam pemilihan presiden negara dan memimpin lembaga penyiaran nasional Iran.

Agresi yang dimulai akhir bulan lalu sejauh ini telah memicu setidaknya 60 gelombang serangan balasan yang berhasil dan menentukan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap target-target Amerika dan Israel yang sensitif dan strategis di seluruh wilayah tersebut.

Korps tersebut telah bersumpah untuk melanjutkan pembalasan hingga musuh-musuhnya mengalami “kekalahan total.”

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya