UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Resmi! 7 BUMN Dibubarkan Erick Thohir, Ini Daftarnya

BANDA ACEH – Ada 7 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang resmi dibubarkan di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

Pembubaran 7 BUMN ini ditangani oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Direktur Utama PT PPA Teguh Wirahadikusumah mengatakan, proses 7 BUMN dibubarkan melibatkan pengadilan dan peraturan pemerintah.

“7 perusahaan itu adalah PT Istaka Karya (Persero), PT Kertas Leces (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, PT Kertas Kraft Aceh (Persero) atau KKA, PT Industri Sandang Nusantara (Persero) atau ISN, dan PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (PANN),” kata Teguh saat Konferensi Pers di Menara Danareksa, Jakarta.

Berita Lainnya:
Jokowi Blak-blakan Soal 'Orang Besar' dan Operasi Politik di Balik Isu Ijazah Palsu: Gampang Ditebak

Adapun daftarnya sebagai berikut:

1. PT Istaka Karya (Persero)

2. PT Kertas Leces (Persero)

3. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)

4. PT Industri Gelas (Pesero)

5. PT Kerta Kraft Aceh (Persero)

6. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)

7. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (PANN)

Berita Lainnya:
Terbitkan Perpol 10 Tahun 2025, Gatot Nurmantyo: Kapolri Menantang Konstitusi Secara Frontal

Pembubaran 7 BUMN sebagian telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. 

Misalnya PT PANN yang diketahui masih menunggu tanda tangan PP untuk proses pembubarn.

15 BUMN Restrukturisasi

Teguh mengatakan setelah 7 BUMN dibubarkan, ada 15 BUMN akan diserahkan ke PT PPA untuk proses restrukturisasi.

Ia berharap prosesnnya bisa berjalan dengan baik.

“Insya Allah dapat diselesaikan lebih baik,” ucap dia.

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website