UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Demokrat Pertanyakan Urgensi Hak Angket Pemilu 2024: Mestinya Prabowo Menang Lebih dari 60 Persen

BANDA ACEH  – Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mempertanyakan urgensi hak angket kecurangan Pemilu 2024. Bagi Demokrat, belum ada urgensi untuk menggulirkan hak angket tersebut.

“Terkait dengan hak angket bagi Fraksi Partai Demokrat tentu sampai saat ini belum ada urgensinya karena kalau dihubung-hubungkan hak angket dengan hasil pemilu tentu tidak tepat,” kata Herman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Dijelaskan Herman, kecurangan pemilu semestinya diselesaikan dalam ranah Bawaslu dan Gakkumdu. Sementara itu, sengketa pemilu dapat diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Oleh karenanya, kalau kemudian ditarik-tarik persoalan pemilu ke ranah Politik tentu tidak tepat karena penyelenggara pemilu melaksanakan pemilu berdasarkan keputusan pemerintah kemudian fraksi fraksi yang ada di DPR,” katanya.

Berita Lainnya:
Prabowo Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD, Islah Bahrawi: Makan Tuh Pemerintahan, Demokrasi Mundur

Lebih lanjut, Herman menyampaikan tuduhan kecurangan pemilu dinilainya tidak tepat. Pasalnya, saat ini dukungan kepada Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka memang besar.

“Karena fakta lapangan secara realitas saya yg ada di lapangan, saya nyoblos di daerah pemilihan saya. Saya setiap hari ada disana, saya 2 bulan 3 bulan sebelumnya saya sudah sosialisasi dengan masyarakat selalu saya bertanya, kalau presiden mau milih siapa, mereka serentak mengatakan memilih Pak Prabowo dan mas Gibran. Memilih 02,” katanya.

Berita Lainnya:
BNPB Koreksi Data Korban Bencana Sumatera: 770 Meninggal, 462 Masih Hilang per Rabu Malam

Karena itu, kata Herman, seharusnya Prabowo-Gibran menang jauh lebih tinggi dari yang telah diterbitkan oleh real count KPU. Dia bilang, paslon nomor urut 2 itu seharusnya menang di atas 60 persen.

“Kalau kemudian hasil perhitungan dengan real count hari ini 59 persen kurang lebih, dan dianggap ada hal-hal mencurigakan, ya silakan. Menurut saya sebetulnya fakta. Bahkan kalau saya memprediksi memperkirakan, justru semestinya Pak Prabowo dan MasGibran lebih daripada 60 persen kemenangannya,” pungkasnya

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website