BANDA ACEH – Publik mempertanyakan keberadaan RBS diduga bernama Robert Bonususatya yang dinilai tersandung dalam skandal dugaan korupsi wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 – 2022.Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI menilai RBS kabur keluar negeri, karena khawatir terseret masuk dalam pusaran kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara Rp271 triliun.
Apalagi khawatir masuk penjara menyusul belasan tersangka lainnya termasuk Helena Lim dan Harvey Moeis suami dari istri Sandra Dewi.
“RBS saat ini diduga kabur keluar negeri,” singkat Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangannya, Jumat 29 Maret 2024.
“Sehingga penetapan tersangka menjadi penting guna menerbitkan Daftar Pencarian Orang dan Red Notice Interpol guna penangkapan RBS oleh Polisi Internasional,” sambung dia.
Boyamin menegaskan apabila nama berinisial RBS tak juga ditemukan dari somasi terbuka yang dilayangkan MAKI, maka pihaknya mengancam akan mengugat Kejaksaan Agung.
Dia menilai pencarian RBS menyusul telah ditetapkannya tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim dalam perkara dugaan korupsi tambang timah yang ditangani Jampidsus Kejagung.
“Maka dengan ini MAKI menyampaikan somasi terbuka,” tutur dia.
Karena itu Boyamin meminta segera menetapkan tersangka dan melakukan penahanan atas seorang dengan inisial RBS.
Pasalnya dia menilai RBS berperan sebagai aktor intelektual dan penikmat uang paling banyak dari perkara dugaan korupsi tambang timah.
“RBS diduga berperan yang menyuruh Harvey Moeis dan Helena Lim untuk dugaan memanipulasi uang hasil korupsi dengan modus CSR,” tuturnya.
Ia juga menilai RBS diduga pihak yang mendirikan dan mendanai perusahaan-perusahaan yang digunakan sebagai alat untuk melakukan korupsi tambang timah.
“Apalagi RBS adalah terduga official benefit (penikmat utama keuntungan dan pemilik sesungguhnya) dari perusahaan-perusahaan pelaku penambangan timah ilegal sehingga semestinya RBS dijerat dengan ketentuan tindak pidana pencucian uang ( TPPU ) guna merampas seluruh hartanya guna mengembalikan kerugian negara dengan jumlah fantastis,” papar Boyamin.
Namun Boyamin masih mempertanyakan inisial RBS apakah orang yang sama dengan orang yang disebut RBT, semua itu dia serahkan kepada jaksa penyidik gedung bundar.
“Maka kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik karena kami yakin penyidik telah mengetahui identitas yang bersangkutan,” tutur dia.
Dia pun mengancam apabila somasi terbuka ini tidak direspon Jampidsus, selanjutnya MAKI akan layangkan gugatan praperadilan lawan Jampidsus.


















































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler