UPDATE

EDUKASI
EDUKASI

IDI Kabupaten Banyumas: Penyuluhan Bahaya Seks Bebas bagi Kalangan Pelajar

Seks bebas di kalangan pelajar menjadi salah satu masalah sosial dan kesehatan yang memprihatinkan. Dalam upaya mengedukasi generasi muda tentang bahaya perilaku tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Banyumas secara aktif menyelenggarakan penyuluhan kesehatan di berbagai sekolah dan komunitas. Langkah ini bertujuan membangun kesadaran pelajar tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membentuk perilaku yang bertanggung jawab.

Bahaya Seks Bebas di Kalangan Pelajar

IDI Kabupaten Banyumas mengungkapkan bahwa seks bebas pada usia remaja dapat membawa dampak serius, baik secara fisik, emosional, maupun sosial, antara lain:

  1. Penyakit Menular Seksual (PMS)Remaja yang terlibat dalam seks bebas berisiko tinggi terkena penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, gonore, dan sifilis.
  2. Kehamilan Tidak DiinginkanKehamilan di usia remaja dapat mengakibatkan dampak psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk putus sekolah dan stigma sosial.
  3. Gangguan PsikologisSeks bebas dapat menyebabkan stres, rasa bersalah, dan gangguan emosional, terutama bagi remaja yang belum matang secara mental.
  4. Kerusakan Masa DepanPelajar yang terjebak dalam perilaku seks bebas sering kali kehilangan fokus pada pendidikan, yang berdampak pada masa depan mereka.
Berita Lainnya:
Wajar Gerindra Pede Usung Prabowo Dua Periode Tanpa Gibran, Ini Alasannya

Langkah Edukasi oleh IDI Kabupaten Banyumas

Dalam penyuluhan yang dilakukan, IDI Kabupaten Banyumas menekankan beberapa poin penting:

  1. Pentingnya Pendidikan Seksual yang TepatPelajar diajarkan tentang anatomi reproduksi, risiko perilaku seksual, dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
  2. Nilai Moral dan Tanggung JawabIDI Banyumas mengingatkan pelajar untuk menghargai diri sendiri, memahami konsekuensi tindakan mereka, dan menjunjung nilai-nilai moral.
  3. Pencegahan dan SolusiPelajar didorong untuk menghindari situasi yang berisiko, memperkuat pergaulan positif, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika membutuhkan informasi atau bantuan.
  4. Peran Keluarga dan SekolahIDI Banyumas mengajak orang tua dan guru untuk aktif memberikan bimbingan dan pendidikan karakter kepada remaja.
Berita Lainnya:
Nazaruddin Musa: Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital

Kolaborasi dengan Sekolah dan Komunitas

Penyuluhan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Banyumas, melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Dengan pendekatan yang interaktif, pelajar diberikan ruang untuk bertanya dan berdiskusi tentang isu-isu yang sering kali dianggap tabu.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program edukasi dan kegiatan lainnya yang dilakukan oleh IDI Kabupaten Banyumas, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi mereka di idikabbanyumas.org.

image_print
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan

Reaksi

Berita Lainnya