UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Ternyata Pemalak Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera Raup Rp8 Juta Per Hari

BANDA ACEH -Aksi pemalakan yang selama ini meresahkan sopir truk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akhirnya berhasil dihentikan. 

Sebanyak 13 preman yang kerap memalak sopir truk di wilayah tersebut ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. 

Penangkapan dilakukan pada Kamis 19 Desember 2024 di sejumlah titik lokasi di Jalinsum.

Para pelaku pemalakan ini meminta kepada sopir truk yang melintas mulai Rp50 ribu, jika tidak diberi mereka tidak diperbolehkan melintas di jalan tersebut.

Berita Lainnya:
Viral Tambang di Berau Lebih Rendah dari Sungai Kelay, Netizen Was-was Kalau Jebol

Dirkrimum Polda Lampung Kombes Pahala Simanjuntak menjelaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku pungli yang sudah sangat meresahkan sopir sopir yang melintas di Jalinsum.

Pahala memaparkan, lokasi yang dijadikan posko oleh para pemalak ini yakni RM Obara yang terletak di Jalinsum Desa Bandar Kagungan Raya dan Pos PT Jasa Oetama Blambangan (PT JOB) di Jalinsum Desa Blambangan

“Yang saat ini kami akan selidiki apakah para pelaku ke-13 merupakan karyawan PT ini dengan mengaku sebagai jasa pengamanan karena pakain yang dikenakan para pelaku seragam PT JOB,” kata Pahala dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Senin 23 Desember 2024.

Berita Lainnya:
Gatot Nurmantyo: Jokowi Tidak Utuh Serahkan Kedaulatan ke Prabowo

Dia melanjutkan, berdasarkan barang bukti yang disita dari para pelaku, polisi menduga mereka sudah lama melakukan aksinya dan dalam pengakuannya sehari bisa mendapatkan uang pungli mulai Rp4 juta sampai Rp8 juta. 

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website