UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Ajudan dan Kuasa Hukum Jokowi Datangi Polda Metro, Ada Apa?

BANDA ACEH – Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Yakup Hasibuan mendatangi Polda Metro Jaya hari ini, Kamis 3 Juli 2025. Ia datang bersama ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

Mereka tiba sekira pukul 17.11 WIB. Yakup terlihat mengenakan kemeja batik merah berlengan pendek, sedangkan Syarif mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Saat ditanya tujuannya datang ke Polda Metro Jaya, Yakup mengaku bukan terkait perkara laporan Jokowi yang tengah ditangani Subdit Keamanan Negara.

“Enggak dong, kan perkara lain banyak,” kaya Yakup di Polda Metro Jaya, Kamis (3/7/2025).

Yakup menyebut, kedatangannya itu bukan terkait perkara laporan Jokowi tentang tudingan ijazah palsu. Sementara kenapa Jokowi tidak ikut datang, kata dia, tengah menemani cucunya liburan.

Berita Lainnya:
Yaqut Cholil Qoumas Menghindar Ditanya Status Tersangka

“Pak Jokowi kan lagi liburan sama cucunya. Lihat aja di Instagram,” ujarnya.

Tentang Laporan Jokowi di Polda Metro

Sebagai informasi, Jokowi melaporkan lima orang berinisial berinisial RS, ES, RS, T dan K terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Mereka dilaporkan atas pasal fitnah hingga pencemaran nama baik.

“Jadi, pasal yang kita duga dilakukan itu ada 310, 311 KUHP, ada juga beberapa pasal di Undang-Undang ITE, antara lain Pasal 27A, 32 dan juga Pasal 35 Undang-Undang ITE. Itu semua sudah disampaikan,” kata Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan di Mapolda Metro Jaya Rabu 30 April 2025.

Berita Lainnya:
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Laporkan ANRI hingga KPU ke Ombudsman

Kuasa Hukum Jokowi lainnya, Rivai Kusumanegara menjelaskan detail pasal yang diadukan. Pasal tersebut terkait fitnah dan penyebaran nama baik di media elektronik.

“Pasal 311 itu adalah tindak pidana fitnah dan/atau pencemaran nama baik. Sedangkan di Padal 35, 32, dan 27A itu sama juga pencemaran nama baik, tapi yang dilakukan dengan rekayasa teknologi. Baik mengurang, menambah, melakukan rekayasa terhadap teknologi dan itu kita jadikan juncto,” ujarnya.

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website