ADVERTISMENT
EKONOMINASIONAL

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Enam Paket Stimulus Baru

JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadhewa, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan pengkajian ulang terhadap alokasi anggaran dalam APBN 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap pos belanja digunakan secara efisien serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau ada anggaran yang tidak terserap, kita geser ke sektor yang lebih siap. Program yang bagus tapi terhambat akan kami percepat pelaksanaannya,” ujar Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada efektivitas belanja negara, tetapi juga pada program stimulus ekonomi yang siap dijalankan pada kuartal IV-2025. Terdapat enam paket utama yang akan digulirkan, yaitu:

  1. Program Magang – Menyediakan kesempatan bagi fresh graduate untuk menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan industri.
  2. Perluasan Insentif Pajak – Insentif PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah, diperluas ke sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
  3. Bantuan Pangan – Dilanjutkan selama tiga bulan ke depan untuk menjaga daya beli masyarakat.
  4. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Ojol – Meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
  5. Fasilitas Perumahan – Dukungan kepemilikan dan renovasi rumah melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
  6. Cash for Work – Padat karya di sektor perhubungan dan perumahan untuk membuka lapangan kerja baru.
Berita Lainnya:
Negara Tekor Negara Rp622 Miliar Gegara Korupsi Kuota Haji, Yaqut Lebaran di Rutan KPK

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bersifat jangka pendek, melainkan akan memberi dampak berkelanjutan terhadap perekonomian. “Stimulus ini akan memberikan efek jangka panjang. Program yang macet akan kita lancarkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga akan membentuk tim akselerasi program bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna memastikan penggunaan anggaran lebih efektif. “Kita butuh percepatan agar seluruh program pembangunan berjalan optimal,” tutup Menkeu.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya