NASIONAL
NASIONAL

Detik-detik Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta Terjaring OTT KPK, Dijemput Petugas Berbadan Kekar

BANDA ACEH – – Detik-detik penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta, diungkap seorang tetangga.

Dipantau SURYA.CO.ID dari laporan TribunDepok, penangkapan Eka Mariarta merupakan rangkaian dari proses operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Depok, Jawa Barat. 

Menurut keterangan seorang tetangga, Iwan (nama samaran), Eka Mariarta ditangkap KPK di rumah dinas Jalan Taman Anyelir 2, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Kamis (5/2/2026) malam.

Dijemput 7 Orang Berbadan Kekar

Iwan menceritakan, saat itu dirinya tengah bersantai di depan rumah yang terletak tak jauh dari kediaman Eka. 

Sekira pukul 23.00 WIB, mobil KPK tampak terparkir di depan rumah dinas Eka.

Iwan melihat, ada 7 orang turun dari mobil. Para petugas dibagi menjadi dua, yakni masuk ke dalam rumah dan sisanya berjaga-jaga di sekitaran rumah.

Berita Lainnya:
Kasus Pagar Laut, Kades Kohod Divonis Penjara 3,5 Tahun karena Sopan Selama Sidang

“Yang saya lihat sih ada 7 orang, badannya kekar-kekar,” kata Iwan saat ditemui di sekitar lokasi.

Selang beberapa lama, petugas KPK membawa Wayan dan langsung meninggalkan lokasi.

Awalnya, Iwan tidak tahu menahu kasus apa yang menjerat Wayan hingga akhirnya ramai di pemberitaan.

“Kalau saya kan tiap malam memang duduk di depan sering kan sampe jam dua, lihat-lihat keadaan,” ujarnya.

“Biasanya enggak pernah ada masalah ini, tamu-tamu ini biasanya nggak pernah sampe malam-malam,” sambungnya.

Pasca OTT, Iwan juga melihat sejumlah orang mengendarai sepeda motor datang, kemudian pergi lagi.

Kondisi Rumah Dinas Eka usai OTT KPK

Pantauan TribunnewsDepok.com, rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok di Jalan Taman Anyelir 2, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong tampak sepi pada Sabtu (7/2/2026), sekira pukul 09.44 WIB.

Lokasi rumah dinas tersebut persis bersebelahan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Multicomp.

Berita Lainnya:
Yaqut Cholil Qoumas Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Dari arah Jalan Kalimulya, rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok berada di sebelah kiri jalan, tak jauh dari gerbang Taman Anyelir 2.

Tampak dari depan, rumah tersebut dikelilingi pagar tembok setinggi kurang lebih dua meter dengan dominasi warna cream dan garis kuning.

Pada akses masuk, berdiri pintu pagar dorong berwarna hitam, bermaterial besi kokoh dengan tinggi yang sama.

Gerbang tersebut terkunci rapat menggunakan gembok berukuran besar hingga tak dapat dimasuki.

Wartawan TribunnewsDepok.com sempat memanggil-manggil apakah ada orang di dalam, namun tak ada jawaban.

Dari lubang pagar, terlihat ada dua bangunan rumah dengan model dan tipe yang sama persis.

Rumah dinas PN Depok tersebut memiliki halaman luas, dengan kanopi yang menjorok ke depan. 

image_print
1 2 3
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya